Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahEkonomiKabupaten SerangKementerianNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Ramadan Momentum Bersih Hati dan Bela Duafa, Wagub Banten Dimyati: Jangan Ada Warga Sakit Tak Terobati

85
×

Ramadan Momentum Bersih Hati dan Bela Duafa, Wagub Banten Dimyati: Jangan Ada Warga Sakit Tak Terobati

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menyerukan kepada masyarakat untuk menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum membersihkan hati sekaligus memperkuat kepedulian sosial.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Safari Ramadan di Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Makmun, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Rabu (26/2/2026).

Banner

Dimyati menegaskan, Ramadan bukan sekadar ibadah ritual, tetapi juga waktu untuk menjauhkan diri dari sifat iri, hasut, dan dengki, serta memperbanyak amal saleh.

“Jauhkan diri dari sifat iri, hasut, dan dengki. Pada bulan Ramadan, majelis-majelis keilmuan harus lebih ditingkatkan,” tegasnya.

Menurutnya, Ramadan harus dimaknai sebagai bulan keilmuan. Ia mengajak masyarakat memperdalam ilmu pengetahuan, teknologi, dan ilmu keagamaan sebagai bekal meningkatkan kualitas diri dan daya saing.

Lebih jauh, Dimyati menekankan pentingnya membela kaum lemah. Ia meminta pemerintah dan seluruh elemen masyarakat peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya.

“Jangan sampai ada masyarakat yang sakit tidak terobati. Jangan ada yang meninggal karena kelaparan. Pemerintah harus hadir membela kaum duafa,” ujarnya dengan nada tegas.

Baca juga:  Polresta Tangerang Bongkar Sindikat Kejahatan 3C: 20 Pelaku Dibekuk Polisi

Kolaborasi Pemprov dan Pemkab Serang

Senada dengan itu, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemprov Banten dalam membantu masyarakat kurang mampu.

Melalui kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), bantuan disalurkan kepada anak yatim piatu, santri tahfiz, marbot masjid, pemandi jenazah, pondok pesantren, hingga majelis taklim.

“Alhamdulillah, melalui BAZNAS Kabupaten Serang, setiap kecamatan menerima bantuan sebesar Rp44 juta,” ujarnya.

Bantuan Rp233 Juta Disalurkan

Dalam Safari Ramadan tersebut, Wagub Dimyati juga menyerahkan bantuan dengan total nilai mencapai Rp233 juta.

Bantuan itu meliputi:

• Tongkat ketiak untuk Ibu Lamrah

• Kursi roda untuk Agus Suharto

• Bantuan pendidikan insidental tingkat SLTA kepada 15 siswa masing-masing Rp1,2 juta

• Santunan untuk 10 guru madrasah, guru ngaji, dan marbot masjid masing-masing Rp500 ribu

• Bantuan tunai zakat fitrah bagi 300 mustahik masing-masing Rp100 ribu

Tak hanya itu, bantuan renovasi Rumah Layak Huni dari BAZNAS diberikan kepada dua penerima masing-masing Rp25 juta. Sepuluh pemandi jenazah juga menerima bantuan Rp500 ribu per orang.

Baca juga:  Anggota DPRD Kota Serang Resmi Nahkodai PBVSI Kota Serang 2025-2029, Syahril : Komitmen Bawa Voli Serang ke Puncak Prestasi

Selain itu, dua lembaga pendidikan keagamaan serta dua masjid/musala masing-masing mendapat bantuan sarana dan prasarana Rp10 juta. Bantuan pengadaan air bersih juga disalurkan ke lima lokasi dengan nilai masing-masing Rp15 juta.

Safari Ramadan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemprov Banten untuk memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan di bulan penuh berkah.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!