CILEGON, RUBRIKBANTEN – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon bersama Dinas Sosial Kota Cilegon membuka dapur umum untuk membantu warga terdampak banjir di Lingkungan Metro, Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Minggu (8/3/2026).
Pendirian dapur umum tersebut dilakukan sebagai respon cepat kemanusiaan setelah banjir melanda kawasan tersebut akibat curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Cilegon sejak malam sebelumnya.
Dalam kegiatan tersebut, PMI Kota Cilegon juga menyerahkan dukungan anggaran operasional dapur umum sebesar Rp5 juta yang diterima langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kota Cilegon, Lia Nurlia.
Anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung operasional dapur umum yang dikelola oleh Taruna Siaga Bencana (Tagana) guna memastikan kebutuhan makanan bagi warga terdampak dapat terpenuhi.
Ketua PMI Kota Cilegon, H. Abdul Hakim Lubis, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk sinergi antara PMI dan pemerintah daerah dalam penanganan bencana banjir.
“Ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan PMI dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir. Kami berharap bantuan ini dapat mendukung operasional dapur umum sehingga kebutuhan makanan warga dapat terpenuhi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dapur umum tersebut direncanakan beroperasi selama dua hingga tiga hari, menyesuaikan dengan kondisi banjir di lapangan.
Karena saat ini bertepatan dengan bulan Ramadan, dapur umum akan menyiapkan makanan untuk berbuka puasa pada malam hari serta sahur pada pagi hari bagi warga yang terdampak banjir.
PMI Kota Cilegon bersama pemerintah daerah dan para relawan juga terus melakukan koordinasi untuk memastikan penanganan dampak banjir berjalan optimal serta bantuan kemanusiaan dapat tersalurkan secara merata kepada masyarakat yang membutuhkan.















