Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahEkonomiKabupaten LebakKementerianNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosialTeknologi

PLN UID Banten Bangun Harapan Baru Lewat Revitalisasi MA Citepuseun di Lebak

78
×

PLN UID Banten Bangun Harapan Baru Lewat Revitalisasi MA Citepuseun di Lebak

Sebarkan artikel ini

LEBAK, RUBRIKBANTEN – Di tengah keterbatasan fasilitas yang selama ini dihadapi, semangat belajar para siswa Madrasah Aliyah (MA) Citepuseun di Desa Citepuseun, Kabupaten Lebak, tetap menyala. Meski sebagian plafon sekolah telah jebol, dinding bangunan mulai lapuk, dan kondisi gedung membutuhkan perbaikan, para siswa terus menuntut ilmu dengan penuh tekad demi masa depan yang lebih baik.

Harapan baru kini hadir bagi sekolah tersebut. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melaksanakan peletakan batu pertama revitalisasi MA Citepuseun sebagai langkah awal menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi para pelajar.

Banner

Kegiatan yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an itu berlangsung penuh haru dan rasa syukur. Bagi masyarakat setempat, revitalisasi sekolah tersebut tidak hanya berarti pembangunan fisik gedung, tetapi juga menjadi simbol hadirnya harapan baru bagi generasi muda di pelosok Kabupaten Lebak.

PLH General Manager PLN UID Banten, Bobby Christya Surya, mengatakan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Baca juga:  Sentil Birokrasi Lambat, Gubernur  Andra Soni Siap Terima Laporan Langsung dari Pengusaha

“Ketika kami melihat kondisi sekolah ini, kami tidak hanya melihat bangunan yang membutuhkan perbaikan. Kami melihat anak-anak yang setiap hari datang membawa cita-cita dan mimpi mereka. Karena itu, kami ingin memastikan mereka memiliki tempat belajar yang aman dan layak untuk menggapai masa depan,” ujar Bobby.

Menurutnya, kehadiran PLN melalui program TJSL merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami percaya bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik. Melalui revitalisasi sekolah ini, PLN ingin turut menghadirkan harapan dan membuka jalan agar generasi muda di daerah ini dapat tumbuh, belajar, dan berkembang dengan lebih baik,” tambahnya.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar, KH Jazuli Jawaini. Ia menilai bantuan yang diberikan PLN menjadi bukti nyata kolaborasi dalam memajukan pendidikan, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan perhatian lebih.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN UID Banten atas perhatian dan kepeduliannya. Bantuan ini bukan hanya membangun gedung sekolah, tetapi juga membangun optimisme dan semangat anak-anak untuk terus belajar. Insya Allah, ketika bangunan ini selesai, mereka akan memiliki lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mampu mendukung potensi mereka untuk berkembang,” katanya.

Baca juga:  Rumah Nyaris Roboh Direhab Lewat TMMD 128, Harapan Baru untuk Pendidikan Anak di Citangkil

Peletakan batu pertama tersebut menjadi penanda dimulainya babak baru bagi MA Citepuseun. Di lokasi yang selama ini menjadi saksi perjuangan guru dan siswa menghadapi berbagai keterbatasan, akan berdiri ruang belajar yang lebih representatif dan mendukung proses pendidikan.

Melalui program revitalisasi ini, PLN UID Banten menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menghadirkan listrik bagi masyarakat, tetapi juga menyalakan harapan dan masa depan generasi penerus bangsa. Sebab, bagi PLN, membangun sekolah bukan sekadar memperbaiki bangunan, melainkan menjaga mimpi-mimpi anak Indonesia agar tetap hidup dan terus berkembang menuju masa depan yang lebih cerah.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!