Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahHukum dan KriminalKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Perempuan Panggilan di Bedeng Bejo Ngaku Setor Uang ke Mami

21
×

Perempuan Panggilan di Bedeng Bejo Ngaku Setor Uang ke Mami

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – Dugaan praktik prostitusi online di kawasan kontrakan Bedeng Bejo, tepatnya di depan Kantor Kejaksaan Negeri Cilegon, kembali menjadi sorotan. Seorang perempuan yang mengaku sebagai perempuan panggilan disebut mengungkap adanya sosok mami yang mengatur aktivitasnya hingga meminta setoran uang dari setiap tamu yang diterima.

Pengakuan tersebut disampaikan setelah perempuan itu bersama seorang laki-laki diamankan warga di kawasan Situ Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, pada Oktober 2026.

Banner

Bhabinkamtibmas Polsek Pulomerak, Bripka Damar, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, awalnya pihak kepolisian menerima informasi bahwa warga telah mengamankan seorang laki-laki dan perempuan yang sedang duduk sambil mengonsumsi minuman keras di sekitar Situ Rawa Arum.

“Dasar kita datang ke Situ Rawa Arum karena orang ini, laki-laki dan perempuan, sedang santai, duduk, minuman miras di sekitaran Situ Rawa Arum,” ujar Bripka Damar saat dikonfirmasi melalui sambungan telpon, Jumat (6/11/2026).

Setelah mendatangi lokasi dan meminta keterangan, perempuan tersebut mengaku berasal dari luar daerah dan tinggal mengontrak di Kota Cilegon.

Baca juga:  Gebrakan Wisata Banten! Naik DAMRI ke Baduy Cuma Rp1, Bayar Pakai QRIS Tap

Ketika ditanya mengenai tempat tinggalnya, perempuan itu disebut mengaku tinggal di Bedeng Bejo, kawasan depan Kejaksaan Negeri Cilegon.

Lebih jauh, berdasarkan keterangan Bripka Damar, perempuan tersebut juga mengaku berprofesi sebagai perempuan panggilan.

Bahkan, dalam proses klarifikasi, muncul pengakuan mengenai dugaan keterlibatan seseorang yang disebut sebagai mami dalam mengatur aktivitas perempuan tersebut.

“Jadi kalau ada tamu, nanti setor ke mami. Alasannya buat keamanan dan sebagainya,” ungkap Damar menirukan keterangan perempuan tersebut.

Meski demikian, Bripka Damar mengaku tidak mendalami lebih jauh identitas sosok mami maupun kebenaran dugaan aliran uang tersebut.

Ia mengatakan, fokus kedatangan petugas saat itu adalah menindaklanjuti aktivitas yang dilaporkan warga di kawasan Situ Rawa Arum.

Terkait penanganan kedua orang tersebut, Bripka Damar menyebut pihaknya telah meminta petunjuk pimpinan, yakni Kapolsek Pulomerak.

Keduanya kemudian diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya, sebelum akhirnya dipulangkan.

“Sudah kita buatkan surat pernyataan, ditandatangani bersama. Setelah itu pulang,” jelasnya.

Munculnya pengakuan mengenai dugaan setoran kepada sosok mami tersebut menjadi catatan penting yang perlu ditelusuri lebih lanjut. Terlebih, apabila benar terdapat pihak yang mengatur aktivitas prostitusi sekaligus menarik uang dari perempuan yang bersangkutan.

Baca juga:  PLN UID Banten Hadirkan Promo Menarik, Dukung Kemudahan Layanan Listrik untuk Masyarakat Banten

Hingga berita ini diterbitkan, identitas sosok yang disebut sebagai mami maupun kebenaran dugaan praktik pengaturan dan setoran di Bedeng Bejo belum terverifikasi secara independen.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!