CILEGON, RUBRIKBANTEN – Pemerintah Kota Cilegon bersiap menggelar Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan agenda kunjungan intensif ke sejumlah masjid di wilayah kota. Program ini menjadi langkah nyata Pemkot untuk mempererat silaturahmi sekaligus memberikan dukungan langsung kepada masjid-masjid yang masih dalam tahap pembangunan.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Cilegon, Rahmatullah, mengatakan Safari Ramadan tahun ini akan dipimpin langsung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon.
“Rencananya kegiatan Safari Ramadan akan dilakukan dalam beberapa putaran dan dipimpin langsung oleh kepala daerah, Pak Wali dan Pak Wakil,” ujar Rahmatullah saat dikonfirmasi awak media, Kamis (19/2/2026).
Dalam program tersebut, Pemkot Cilegon menargetkan delapan masjid yang telah diusulkan oleh masing-masing kecamatan untuk dikunjungi.
“Sudah ada 8 masjid yang diusulkan oleh kecamatan, dan rata-rata masjid yang dikunjungi ini masih dalam proses pembangunan,” jelasnya.
Rahmatullah menambahkan, Safari Ramadan ini tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga sarana untuk mendorong partisipasi berbagai pihak dalam membantu pembangunan rumah ibadah.
Pemkot Cilegon juga akan mengundang dunia usaha serta perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah Cilegon untuk ikut berkontribusi.
“Nanti juga akan ada bantuan, bukan hanya dari pemerintah, tapi dunia usaha juga diundang. Mudah-mudahan ada tambahan dukungan untuk masjid yang sedang dibangun,” katanya.
Jadwal Safari Dibagi dalam Beberapa Pekan
Safari Ramadan akan dilaksanakan secara bertahap dalam beberapa minggu, dengan jumlah kunjungan berbeda setiap pekannya.
“Dalam seminggu dilakukan dua kali kunjungan, minggu berikutnya tiga kali, lalu minggu ketiga juga tiga kali kunjungan,” ungkap Rahmatullah.
Pemkot Juga Fokus Tingkatkan Insentif Guru Ngaji
Selain program Safari Ramadan, Pemkot Cilegon juga berkomitmen meningkatkan perhatian terhadap kesejahteraan para guru keagamaan, seperti guru TPQ dan pengajar Al-Qur’an.
Namun, Rahmatullah menyebut peningkatan insentif akan dilakukan secara bertahap karena keterbatasan kondisi keuangan daerah.
“Wali Kota ingin menaikkan secara langsung besar, tapi kondisi keuangan belum memungkinkan, jadi kenaikannya dilakukan bertahap, dimulai dari guru TPQ dan guru ngaji,” pungkasnya.
Program Safari Ramadan ini diharapkan menjadi momentum penguatan ukhuwah Islamiyah sekaligus percepatan pembangunan masjid-masjid di Kota Cilegon.















