CILEGON, RUBRIKBANTEN – Pascainsiden ledakan yang terjadi di PT MCCI, kondisi para korban yang sempat mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan berangsur membaik.
Kepala Puskesmas Grogol, dr. Gunawan, mengatakan pihaknya menangani sebanyak lima hingga enam korban terdampak insiden tersebut. Sebagian besar korban hanya menjalani perawatan jalan karena mengalami keluhan ringan.
“Kalau yang ditangani puskesmas ada lima atau enam orang. Semuanya rawat jalan, dan satu orang sempat dirujuk. Kemarin dirawat di RSUD lalu sudah ke RSKM,” ujar dr. Gunawan.
Ia menjelaskan, dari enam korban tersebut, lima orang sudah kembali ke rumah masing-masing dalam kondisi sehat. Sementara satu orang lainnya masih menjalani perawatan karena memiliki riwayat penyakit maag yang sudah diderita sebelumnya.
“Alhamdulillah lima orang sudah pulang dan sehat. Satu orang masih dirawat karena memang ada penyakit maag sebelumnya,” katanya.
Sebagai langkah antisipasi dan pemantauan kesehatan warga sekitar, pihak puskesmas juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak serta menggelar layanan puskesmas keliling di wilayah terdampak.
“Kami berkoordinasi dan melakukan puskesmas keliling. Ada layanan pengobatan di wilayah Peni dan Kagungan, Gerem Kulon,” ungkapnya.
Menurut dr. Gunawan, hingga saat ini tidak ditemukan keluhan serius dari masyarakat pasca kejadian tersebut. Keluhan yang muncul umumnya berupa pusing dan mual akibat kepanikan maupun dampak insiden.
“Alhamdulillah tidak ada masalah berarti. Keluhan yang kami temukan hanya pusing dan mual, serta tidak ada warga yang mengalami muntah-muntah,” pungkasnya.
Insiden ledakan di PT MCCI sebelumnya sempat menimbulkan kekhawatiran warga sekitar. Namun, berdasarkan pemantauan tenaga kesehatan, kondisi masyarakat terdampak kini relatif terkendali dan tidak ditemukan gejala yang mengarah pada gangguan kesehatan serius.















