TANGERANG, RUBRIKBANTEN – Gubernur Banten, Andra Soni bersama Sachrudin meninjau langsung proyek peningkatan kapasitas Situ Bulakan di Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Rabu (20/5/2026). Langkah ini dilakukan melalui pengerukan sedimentasi dan penertiban bangunan liar di tepian situ guna mengurangi risiko banjir di kawasan permukiman sekitar.
Andra Soni mengatakan, kapasitas daya tampung Situ Bulakan yang sebelumnya sekitar 350 ribu meter kubik ditargetkan meningkat menjadi 600 ribu meter kubik setelah proses normalisasi selesai.
“Hari ini saya bersama Wali Kota Tangerang Pak Sachrudin memantau pengangkatan sedimentasi atau normalisasi Situ Bulakan. Daya tampung situ saat ini kurang lebih 350 ribu kubik. Dengan upaya ini kita harapkan kapasitasnya meningkat menjadi 600 ribu kubik,” ujar Andra Soni.
Menurutnya, peningkatan kapasitas tampungan air itu diharapkan mampu mengurangi beban limpasan air yang masuk ke lingkungan perumahan warga saat curah hujan tinggi.
Selain Situ Bulakan, Pemerintah Provinsi Banten juga melakukan normalisasi Sungai Cirarab yang menjadi salah satu penopang utama pengendalian banjir di wilayah Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang.
Andra Soni menegaskan pentingnya koordinasi antara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten dengan pemerintah kabupaten dan kota agar penanganan banjir berjalan maksimal.
“Karena kita lihat banyak bangunan liar, pemanfaatan aliran sungai yang tidak sesuai dengan peruntukan, dan banyak hal lain yang membuat beban kita pada saat curah hujan tinggi menjadi luar biasa,” jelasnya.
Ia menambahkan, upaya penataan kawasan bantaran sungai dan situ dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk balai besar pengelolaan sungai.
Sementara itu, Sachrudin mengapresiasi langkah cepat Pemprov Banten dalam menangani persoalan banjir di Kota Tangerang. Ia menyebut kolaborasi lintas daerah, termasuk dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terus diperkuat.
“Antisipasi banjir wilayah timur Kali Angke juga sedang berjalan. Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Banten dan Kota Tangerang berjalan,” kata Sachrudin.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Arlan Marzan menyebutkan, normalisasi Situ Bulakan diperkirakan mampu meningkatkan kapasitas tampungan air hingga dua kali lipat. Air dari Sungai Cirarab nantinya juga dapat dialirkan sebagian ke Situ Bulakan untuk membantu pengendalian banjir.
Terkait penertiban bangunan liar di sekitar situ, Arlan mengaku bersyukur prosesnya berjalan kondusif.
“Dengan koordinasi Pemerintah Kota Tangerang, para pemilik bangunan liar menerima. Cuma mereka minta waktu untuk melakukan pembongkaran mandiri,” ujarnya.
Salah satu pemilik bangunan liar di pinggiran Situ Bulakan, Iwan, mengaku pasrah dan mendukung langkah penertiban tersebut. Pedagang warung itu kini tengah mencari lokasi baru untuk melanjutkan usahanya.
“Ya bagaimana lagi, kita dukung. Kita pasrah untuk membongkar. Saya sedang mencari tempat untuk melanjutkan jualan,” ucapnya.















