Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Muhammadiyah dan NU Kompak Dukung SD-SMP Swasta Gratis di Cilegon, Anggaran Rp15 Miliar Dinilai Sangat Mampu

51
×

Muhammadiyah dan NU Kompak Dukung SD-SMP Swasta Gratis di Cilegon, Anggaran Rp15 Miliar Dinilai Sangat Mampu

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – Program Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta gratis yang akan diluncurkan Pemerintah Kota Cilegon pada 2027 mendapat dukungan penuh dari dua organisasi masyarakat Islam terbesar di Kota Cilegon, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU).

Program yang diproyeksikan menelan anggaran sekitar Rp15 miliar itu dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui sektor pendidikan.

Banner

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Cilegon, Muhtar Maher, menegaskan bahwa Muhammadiyah mendukung penuh kebijakan sekolah gratis yang digagas Wali Kota Cilegon. Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu sektor utama dalam pembangunan manusia yang sejalan dengan misi Muhammadiyah.

“Intinya kita membangun di bidang pendidikan dan kesehatan. Urgensi Muhammadiyah memang di situ, bagaimana meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Peningkatan SDM tentunya melalui pendidikan. Karena itu Muhammadiyah mendukung program sekolah gratis dari Wali Kota,” ujar Muhtar Maher saat dikonfirmasi melalui sambungan telphon, Selasa (28/7/2026).

Senada dengan Muhammadiyah, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Cilegon, H. Erick Rebiin, juga menyatakan dukungannya terhadap program tersebut. Namun, ia mengingatkan agar pemerintah menyiapkan regulasi, mekanisme, serta sistem pembagian anggaran yang adil agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.

Baca juga:  Pemkot Cilegon Tancap Gas, Posyantek Jadi Ujung Tombak Inovasi Daerah dan Inovasi Award 2026

“Kalau kami di NU pada prinsipnya sangat setuju. Tetapi yang perlu disiapkan adalah metode dan pembagiannya yang merata serta adil. Jangan sampai ada ketimpangan fasilitas maupun kualitas pembelajaran di seluruh SD dan SMP,” kata Erick.

Menurut Erick, dengan kapasitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cilegon yang besar, alokasi Rp15 miliar untuk program pendidikan gratis bukanlah persoalan yang sulit direalisasikan.

“Setahu saya Kota Cilegon mampu. APBD Kota Cilegon besar dan amanat anggaran pendidikan 20 persen dari APBD itu sangat fantastis. Kalau angka Rp15 miliar, saya pikir hal yang mudah dijangkau. Tinggal bagaimana niat pemerintah serta mekanisme dan regulasinya disiapkan dengan baik,” tegasnya.

Dukungan dari Muhammadiyah dan NU ini menjadi sinyal kuat bahwa program SD-SMP swasta gratis yang tengah disiapkan Pemkot Cilegon mendapat legitimasi dari berbagai elemen masyarakat. Program tersebut diharapkan mampu memperluas akses pendidikan sekaligus meringankan beban ekonomi orang tua dalam menyekolahkan anak-anaknya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!