Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Momentum Nuzulul Qur’an, Wali Kota Cilegon Robinsar Ajak ASN Perkuat Ibadah dan Gemakan Zakat

67
×

Momentum Nuzulul Qur’an, Wali Kota Cilegon Robinsar Ajak ASN Perkuat Ibadah dan Gemakan Zakat

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – Pemerintah Kota Cilegon memperingati Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan Gebyar Zakat, Infaq dan Shadaqah sebagai upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pejabat Pemerintah Kota Cilegon, para camat dan lurah se-Kota Cilegon, tokoh agama, serta masyarakat.

Banner

Dalam sambutannya, Wali Kota Cilegon Robinsar mengajak seluruh hadirin untuk mensyukuri nikmat Allah SWT karena masih diberikan kesempatan berkumpul dalam rangka memperingati peristiwa turunnya Al-Qur’an pada bulan suci Ramadan.

“Alhamdulillah atas nikmat Allah SWT kita semua dapat hadir bersama memperingati Nuzulul Qur’an pada sore hari ini. Semoga shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, kepada keluarga, sahabat, serta kita semua selaku umatnya hingga akhir zaman,” ujarnya.

Robinsar menekankan bahwa momentum Ramadan, khususnya peringatan Nuzulul Qur’an, harus menjadi pengingat bagi umat Islam untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an. Menurutnya, bulan Ramadan merupakan waktu yang sangat istimewa karena setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya.

“Di bulan suci Ramadan ini pahala dilipatgandakan. Membaca satu ayat Al-Qur’an saja mendapatkan sepuluh kebaikan. Jika dikalikan dengan satu juz, apalagi hingga 30 juz, ditambah dengan kemuliaan Lailatul Qadar yang nilainya setara dengan seribu bulan, tentu ini menjadi kesempatan luar biasa yang tidak boleh kita sia-siakan,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan agar umat Islam tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga berusaha memahami makna serta kandungannya sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga:  Ketua TP PKK Banten Blusukan ke Desa, Bangkitkan Perempuan Jadi Inspirasi Bangsa

“Jangan hanya membaca, tetapi juga ditadaburi dan dipahami maknanya agar nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar menjadi pedoman dalam kehidupan kita sehari-hari,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Robinsar turut memberikan apresiasi kepada para aparatur sipil negara (ASN) yang telah meningkatkan ibadah selama Ramadan, termasuk dalam membaca Al-Qur’an serta menunaikan zakat.

Ia pun mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon untuk meningkatkan kesadaran dalam menunaikan kewajiban zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Cilegon.

“Saya mengajak seluruh ASN, para pejabat eselon II, III, dan IV untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran membayar zakat melalui Baznas Kota Cilegon. Kita juga mengajak seluruh jajaran agar dapat mendorong bawahannya untuk menunaikan kewajiban zakat,” jelasnya.

Menurut Robinsar, penguatan zakat melalui Baznas sangat penting karena dana yang terkumpul akan kembali dimanfaatkan untuk membantu masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan.

“Program-program sosial seperti penanggulangan bencana, bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan hingga kegiatan kemanusiaan lainnya juga bersumber dari dana zakat, infaq dan shadaqah. Karena itu, kita harus bersama-sama membesarkan Baznas Kota Cilegon agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” katanya.

Robinsar berharap melalui peringatan Nuzulul Qur’an dan Gebyar Zakat, Infaq dan Shadaqah ini semangat beribadah serta kepedulian sosial masyarakat Kota Cilegon semakin meningkat, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.

“Semoga di bulan suci Ramadan ini kita semua dapat terus meningkatkan ibadah, memperbanyak membaca dan memahami Al-Qur’an, serta menunaikan zakat sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama,” tutupnya.

Baca juga:  43 Kelurahan Koperasi Merah Putih Terbentuk di Cilegon, Jadi Tulang Punggung Perekonomian Masyarakat

Sementara itu, penceramah dalam kegiatan tersebut, Ahmad Slamet Ibnu Syam, menyampaikan bahwa Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang Allah SWT turunkan sebagai “buku panduan” bagi manusia dalam menjalani kehidupan di dunia.

“Allah SWT menciptakan bumi ini sekaligus menyiapkan manual book, menyiapkan tata cara bagaimana kita hidup di dunia ini. Jika hidup kita tidak sesuai dengan manual book yang Allah buat, tentu hidup kita bisa rusak bahkan bisa hancur,” ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu penyebab kegelisahan dalam kehidupan adalah karena manusia menjauh dari pedoman hidup yang telah Allah SWT turunkan melalui Al-Qur’an.

“Tidak heran jika masih banyak orang yang merasa galau dalam hidupnya karena jauh dari buku panduannya. Padahal Allah menurunkan Al-Qur’an bukan untuk menyusahkan manusia,” jelasnya.

Ia kemudian mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an Surah Taha ayat 2, “Maa anzalnaa ‘alaikal Qur’aana litasyqoo”, yang berarti Al-Qur’an diturunkan bukan untuk membuat manusia sengsara, melainkan agar manusia mendapatkan kebahagiaan dan keberkahan hidup.

“Allah menurunkan Al-Qur’an agar kita senang, agar kita bahagia, agar kita sukses, dan tidak diliputi kegelisahan. Jadi kalau ingin hidup bahagia, dekatlah dengan Al-Qur’an. Perbaiki hubungan kita dengan Al-Qur’an, maka insyaallah hidup kita akan bahagia, makmur dan sukses dunia maupun akhirat,” tuturnya.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat Kota Cilegon, sehingga semangat Ramadan dapat dirasakan manfaatnya secara luas.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!