Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Minim PJU di Grogol, Warga Cilegon Teriak Lambannya Perhatian Pemerintah

83
×

Minim PJU di Grogol, Warga Cilegon Teriak Lambannya Perhatian Pemerintah

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – Minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah akses jalan Kampung Ciora Wetan, Cikebel Bawah, Cikebel Atas, hingga menuju Kantor Kelurahan Grogol, Kota Cilegon, menjadi sorotan masyarakat. Kondisi tersebut dinilai perlu segera ditangani karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan kenyamanan warga, terutama saat malam hari.

Keterbatasan penerangan di sejumlah ruas jalan itu dikhawatirkan meningkatkan risiko kecelakaan maupun gangguan keamanan. Terlebih, jalan-jalan tersebut merupakan akses yang digunakan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk menuju fasilitas pelayanan publik.

Banner

Persoalan ini semakin menjadi perhatian setelah adanya laporan anak-anak yang menjadi korban gigitan ular tanah di wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Kondisi itu mendorong masyarakat meminta pemerintah segera melakukan penanganan sebelum muncul risiko yang lebih besar.

Perwakilan masyarakat, Ustaz Ikmal Maulana, mempertanyakan perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar warga, khususnya penyediaan penerangan jalan di lingkungan permukiman.

“Kami mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam melihat persoalan ini. Jangan sampai pemerintah baru bergerak setelah terjadi korban yang lebih serius. Sudah ada kejadian anak-anak menjadi korban gigitan ular tanah. Apakah harus menunggu ada korban berikutnya baru PJU dianggap penting?” tegas Ikmal.

Baca juga:  PLN Gebrak HUT RI ke-80 dengan “Energi Kemerdekaan”: Diskon Tambah Daya Listrik 50% Hanya Sampai 23 Agustus

Menurutnya, penerangan jalan tidak semestinya dipandang sebagai persoalan sepele. Keberadaan PJU dibutuhkan untuk membantu masyarakat beraktivitas dengan lebih aman, sekaligus mengurangi risiko yang dapat timbul akibat kondisi jalan yang gelap.

Ia juga menyoroti akses menuju Kantor Kelurahan Grogol yang dinilai perlu mendapat perhatian. Sebagai jalur menuju fasilitas pelayanan publik, akses tersebut seharusnya didukung infrastruktur yang memadai agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan dengan nyaman.

“Masyarakat tidak membutuhkan sekadar janji dan wacana, tetapi tindakan nyata. Pelayanan publik harus benar-benar hadir sampai ke lingkungan masyarakat. Jangan sampai pembangunan terlihat di berbagai tempat, sementara kebutuhan dasar seperti penerangan jalan justru masih diabaikan,” ujarnya.

Atas kondisi tersebut, masyarakat mendesak Pemerintah Kota Cilegon, Kecamatan Grogol, Kelurahan Grogol, serta instansi terkait untuk segera mengambil langkah konkret.

Mereka meminta pemerintah melakukan survei dan pendataan langsung terhadap titik-titik jalan yang minim atau belum memiliki PJU, kemudian menindaklanjutinya dengan pemasangan lampu penerangan sesuai kebutuhan dan prioritas keselamatan warga.

Selain itu, masyarakat meminta adanya evaluasi terhadap kelayakan akses menuju Kantor Kelurahan Grogol. Pemerintah juga diharapkan memberikan kepastian mengenai rencana tindak lanjut, termasuk tahapan perencanaan hingga realisasi pemasangan PJU.

Baca juga:  Jalin Erat Silaturahmi, PWI Lebak Gaungkan Spirit Pers yang Bermartabat Lewat Halal Bihalal

Bagi masyarakat, persoalan penerangan jalan bukan sekadar masalah ketersediaan lampu, melainkan menyangkut keselamatan, keamanan, dan pemenuhan kebutuhan infrastruktur dasar.

Warga berharap aspirasi tersebut tidak berhenti sebagai laporan atau sekadar menjadi bahan pembahasan. Pemerintah diminta segera turun ke lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya dan menentukan langkah penanganan yang diperlukan.

Masyarakat berharap keselamatan warga menjadi prioritas, tanpa harus menunggu terjadinya korban berikutnya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!