Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahEkonomiKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

HUT ke-26 Banten, APKB Merak Bongkar Ancaman Industri: 2 Pabrik Tutup, 1 Lagi Terancam Relokasi

62
×

HUT ke-26 Banten, APKB Merak Bongkar Ancaman Industri: 2 Pabrik Tutup, 1 Lagi Terancam Relokasi

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Provinsi Banten menjadi momentum bagi pelaku industri untuk mendorong pemerintah memperkuat ekosistem manufaktur sekaligus menjaga keberlangsungan lapangan kerja di daerah.

Ketua APKB Cabang Merak Provinsi Banten, Titin Kholawiyah, mengatakan semangat berdirinya Provinsi Banten harus diwujudkan melalui pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk dalam sektor kesehatan, pendidikan, industri, dan lingkungan.

Banner

Menurutnya, setidaknya terdapat tiga hal yang perlu menjadi perhatian dalam menjaga semangat pembangunan Banten. Pertama, memastikan masyarakat mendapatkan akses kesehatan dan pendidikan yang lebih mudah serta terjangkau.

Kedua, pemerintah perlu terus membuka dan memberikan fasilitas agar sektor manufaktur dapat tumbuh dan berkembang sehingga mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Banten.

“Yang kedua, lebih membuka dan memberikan fasilitas bertumbuhnya sektor manufaktur agar terciptanya lapangan pekerjaan baru,” kata Titin.

Sementara yang ketiga, kata dia, pembangunan Banten perlu dibarengi dengan penciptaan ruang dan ekosistem yang ramah lingkungan serta berkeadilan.

Titin secara khusus berharap industri manufaktur di Banten tidak semakin banyak yang menghentikan operasional maupun memindahkan usahanya ke daerah lain.

Baca juga:  Baznas Raih Penghargaan Nasional, Bupati Serang Serukan ASN Jadi Teladan Zakat: Total Bantuan Milad Capai Rp471 Juta

“Saya lebih ingin manufaktur di Banten jangan banyak tutup atau pindah dari Banten,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, kondisi tersebut bukan sekadar kekhawatiran. Berdasarkan informasi yang diterimanya di lingkungan anggota APKB Merak, saat ini terdapat dua pabrik yang telah tutup.

Selain itu, terdapat satu pabrik lainnya yang sebelumnya memiliki sekitar 11 ribu karyawan dan kini mengajukan rencana untuk menutup operasionalnya di Banten dan memindahkan kegiatan usahanya ke wilayah lain.

“Kondisinya sekarang ini, anggota APKB Merak ada dua pabrik yang tutup dan satu pabrik, sebelumnya karyawannya mencapai 11 ribu, mengajukan akan tutup untuk pindah ke tempat lainnya,” ungkap Titin.

Karena itu, momentum HUT ke-26 Provinsi Banten diharapkan tidak hanya menjadi perayaan usia provinsi, tetapi juga menjadi ruang refleksi untuk memastikan pertumbuhan ekonomi berjalan beriringan dengan keberlanjutan industri, perlindungan lapangan kerja, serta keberlanjutan lingkungan.

Keberadaan industri manufaktur dinilai memiliki posisi penting karena selain menjadi salah satu penggerak ekonomi, sektor tersebut juga menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Baca juga:  Cetak Pemimpin Masa Depan, Pemkab Serang Gandeng SMA Kebangsaan Lampung Selatan Salurkan Beasiswa Boarding School

Titin berharap pemerintah bersama pelaku usaha dan seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat ekosistem industri sehingga Banten tetap menjadi daerah yang menarik bagi investasi sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!