CILEGON, RUBRIKBANTEN – Wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat terdampak kekeringan kembali ditunjukkan melalui aksi kemanusiaan penyaluran 96 ton air bersih kepada warga di Kelurahan Suralaya dan Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT), Pengurus Provinsi Karang Taruna (PPKT) Banten, Karang Taruna Kota Cilegon, Karang Taruna Kecamatan Pulomerak, serta seluruh Ketua Karang Taruna Kelurahan se-Kecamatan Pulomerak sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau.
Bantuan air bersih tersebut didukung sepenuhnya oleh CV Doa Ibu yang dipimpin H. Nur, sebagai wujud kepedulian dunia usaha terhadap masyarakat. Sinergi antara organisasi kepemudaan, dunia usaha, pemerintah, serta unsur TNI-Polri menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam menghadapi persoalan sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan penyaluran bantuan turut dihadiri Camat Pulomerak Ade Heru Sanjaya, unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas Kelurahan Suralaya, tokoh masyarakat, serta para relawan Karang Taruna yang memastikan bantuan tersalurkan secara tertib dan tepat sasaran.
Distribusi Bantuan Air Bersih
Kelurahan Suralaya
• Lingkungan Jelawe: 3 mobil tangki
• Lingkungan Cisalak I: 2 mobil tangki
• Lingkungan Semboja: 1 mobil tangki
• Lingkungan Kembang Kuning: 1 mobil tangki
• Lingkungan Pringori: 1 mobil tangki
• Lingkungan Cubul: 1 mobil tangki
• Lingkungan Kubang Kepuh: 1 mobil tangki
Kelurahan Tamansari
• Lingkungan Baru: 8 ton
• Lingkungan Medaksa Sebrang: 8 ton
Secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan mencapai 96 ton air bersih untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar selama musim kemarau.
Ketua Karang Taruna Kota Cilegon, Ahmad Aflahul Aziz, S.H., menegaskan bahwa Karang Taruna akan terus hadir sebagai organisasi sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Hari ini kita membuktikan bahwa kepedulian tidak mengenal batas. Ketika PNKT, Karang Taruna Provinsi, Kota, Kecamatan, Kelurahan, dunia usaha, pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat bersatu, maka persoalan kemanusiaan dapat dihadapi bersama. Bantuan ini mungkin belum menyelesaikan seluruh persoalan kekeringan, tetapi setidaknya mampu meringankan beban masyarakat yang sedang membutuhkan,” ujarnya.
Ia juga berharap aksi sosial ini menjadi momentum untuk mendorong solusi jangka panjang terhadap persoalan kekeringan yang berulang setiap tahun.
“Kekeringan yang berulang setiap tahun harus menjadi perhatian bersama. Diperlukan penguatan infrastruktur air bersih, pembangunan fasilitas penampungan air, optimalisasi sumber air baku, serta kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, industri, dan masyarakat agar persoalan ini tidak terus berulang,” tambahnya.
Ketua Karang Taruna Kecamatan Pulomerak, Awen Syarifudin, menyampaikan apresiasi khusus kepada Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Pulomerak.
“Atas nama Pengurus Karang Taruna Kecamatan Pulomerak dan masyarakat penerima manfaat, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PNKT. Kehadiran PNKT bukan hanya membawa bantuan air bersih, tetapi juga membawa semangat kebersamaan dan kepedulian bagi masyarakat kami,” katanya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada PPKT Provinsi Banten, Karang Taruna Kota Cilegon, CV Doa Ibu yang dipimpin H. Nur, Pemerintah Kecamatan Pulomerak, Babinsa, Bhabinkamtibmas, seluruh Ketua Karang Taruna Kelurahan se-Kecamatan Pulomerak, dan seluruh relawan yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut.
Salah seorang warga penerima manfaat dari Kelurahan Suralaya mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Air bersih menjadi kebutuhan utama yang beberapa hari terakhir cukup sulit kami dapatkan. Terima kasih kepada PNKT, seluruh keluarga besar Karang Taruna, CV Doa Ibu, Pemerintah Kecamatan Pulomerak, dan semua pihak yang telah peduli kepada masyarakat kecil seperti kami,” tuturnya.
Senada dengan itu, warga Kelurahan Tamansari berharap kepedulian seperti ini dapat terus berlanjut dan diikuti dengan solusi permanen agar masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan air bersih setiap musim kemarau.
Di akhir kegiatan, Ketua Karang Taruna Kelurahan Suralaya, Riyandi, kembali menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) atas kepercayaan dan bantuannya kepada masyarakat Kota Cilegon. Apresiasi juga kami sampaikan kepada PPKT Provinsi Banten, PPKT Kota Cilegon, CV Doa Ibu yang dipimpin H. Nur, Pemerintah Kecamatan Pulomerak, jajaran TNI-Polri, seluruh pengurus Karang Taruna, serta para relawan. Semoga kolaborasi ini menjadi inspirasi bahwa gotong royong adalah solusi terbaik dalam menghadapi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat,” pungkasnya.















