SERANG, RUBRIKBANTEN — Halaman Rektorat UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dipenuhi deretan karangan bunga ucapan selamat atas terpilihnya H. Bahrul Ulum sebagai Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UIN SMH Banten periode 2026–2031. Fenomena tersebut menjadi perhatian banyak pihak karena menunjukkan besarnya dukungan dan harapan alumni terhadap kepemimpinan baru organisasi alumni kampus tersebut.
Karangan bunga yang berjejer di kawasan rektorat datang dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh nasional, pejabat daerah, anggota legislatif, pimpinan organisasi, hingga alumni lintas angkatan. Ucapan selamat tersebut menjadi simbol kuat bahwa hasil Musyawarah Nasional (MUNAS) IKA UIN SMH Banten 2026 mendapat sambutan luas dari berbagai elemen.
Pelaksanaan MUNAS berlangsung terbuka dan melibatkan alumni lintas generasi, mulai dari angkatan 1991, 1971 hingga 2022. Kehadiran berbagai angkatan dinilai menjadi bukti bahwa proses musyawarah berjalan inklusif dan demokratis, serta mencerminkan semangat persatuan alumni dalam menentukan arah organisasi ke depan.
Dalam forum musyawarah tersebut, Bahrul Ulum dinilai berhasil meraih kepercayaan besar dari para alumni untuk memimpin IKA UIN SMH Banten lima tahun mendatang. Sosoknya dianggap mampu menjadi perekat antarangkatan sekaligus membawa organisasi alumni lebih aktif, progresif, dan berkontribusi bagi kampus maupun masyarakat luas.
Ucapan selamat datang dari sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Tb. Ace Hasan Syadzily, Bahlil Lahadalia, Wihaji, Idrus Marham, H. A. Taufik Nuriman, M. Sarmuji, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, H. Tb. Udin Saparudin, Lamhot Sinaga, hingga Siswanto.
Selain itu, dukungan juga datang dari berbagai kelompok alumni seperti Alumni UIN Banten angkatan 1992, 1993, 1995, 1996, 1997, dan 1999. Ucapan selamat turut disampaikan oleh berbagai unsur pemerintahan daerah dan lembaga, mulai dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten, Pemerintah Provinsi Banten, hingga kepala daerah dan pimpinan DPRD di berbagai wilayah di Provinsi Banten.
Ramainya ucapan selamat tersebut dinilai bukan sekadar seremoni, melainkan cerminan kuatnya solidaritas alumni terhadap hasil musyawarah yang dianggap sah, terbuka, dan demokratis. Dalam sebuah organisasi, musyawarah menjadi fondasi penting untuk menjaga legitimasi kepemimpinan dan memperkuat persatuan antaranggota.
MUNAS IKA UIN SMH Banten 2026 juga disebut menjadi momentum penting dalam memperlihatkan bahwa demokrasi organisasi dapat berjalan dengan baik ketika seluruh unsur diberikan ruang untuk hadir, berdiskusi, dan menentukan pilihan secara bersama. Semangat musyawarah itulah yang akhirnya melahirkan kepemimpinan baru dengan dukungan luas dari berbagai kalangan.
Fenomena karangan bunga yang memenuhi halaman rektorat kini bukan hanya menjadi simbol ucapan selamat, tetapi juga representasi besarnya harapan alumni terhadap masa depan IKA UIN SMH Banten di bawah kepemimpinan H. Bahrul Ulum.















