Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahKementerianKota SerangNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Gubernur Banten Tegas: SPMB 2026 Tanpa Titipan, ASN Dilarang Intervensi

20
×

Gubernur Banten Tegas: SPMB 2026 Tanpa Titipan, ASN Dilarang Intervensi

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmennya menjaga integritas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri tahun 2026. Ia secara tegas melarang praktik titip-menitip serta memastikan seluruh proses seleksi berjalan adil, jujur, dan transparan tanpa intervensi pihak mana pun.

Penegasan itu disampaikan Andra Soni saat memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Kantor Gubernur Banten, Kawasan KP3B, Kota Serang, Senin (4/5/2026), di hadapan pejabat tinggi pratama, eselon III, dan seluruh ASN di lingkungan Pemprov Banten.

Banner

“Rekrutmen calon siswa harus berjalan dengan baik, adil, jujur, dan transparan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh aparatur sipil negara agar tidak mencoba melakukan intervensi dalam proses SPMB. Menurutnya, seleksi penerimaan siswa merupakan pintu awal dalam menjamin pemerataan akses pendidikan, sehingga integritasnya tidak bisa ditawar.

“Jangan ada titip-menitip. Tidak boleh ada intervensi dari siapa pun,” ujarnya.

Andra menambahkan, Pemprov Banten berkomitmen menciptakan sistem pendidikan yang bersih dari praktik korupsi maupun penyalahgunaan kewenangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Banten Jamaludin memastikan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengawal pelaksanaan SPMB agar berjalan tertib dan bebas kecurangan.

Baca juga:  Warga Malingping Dapat Angin Segar, Wakil Gubernur Dimyati Salurkan Bantuan Rumah dan Fasilitas Ibadah

“Komitmen Pak Gubernur sudah jelas, tidak ada titip-menitip. Kita amankan semuanya agar proses berjalan adil,” katanya.

Salah satu langkah yang dilakukan, lanjut Jamaludin, adalah pelaksanaan pra-SPMB. Tahapan ini memungkinkan orang tua calon siswa menginput data lebih awal, mulai dari domisili hingga nilai rapor.

“Dengan pra-SPMB, masyarakat bisa lebih siap. Saat pelaksanaan utama pada 10 Juni nanti, diharapkan semua berjalan lancar,” ujarnya.

Selain itu, Dinas Pendidikan juga menggencarkan sosialisasi agar seluruh calon peserta didik dapat terakomodasi dalam sistem. Bahkan, tidak menutup kemungkinan adanya perpanjangan waktu pendaftaran jika masih terdapat masyarakat yang belum mendaftar.

“Kita pantau terus. Jika masih banyak yang belum terakomodir, kemungkinan waktu pendaftaran akan diperpanjang,” tambahnya.

Jamaludin berharap pelaksanaan SPMB 2026 dapat berjalan optimal dan menjangkau seluruh calon peserta didik di Provinsi Banten tanpa kendala.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!