CILEGON, RUBRIKBANTEN – DKISP Kota Cilegon menggelar acara pisah sambut Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas di Aula DKISP Kota Cilegon, Senin (6/7/2026). Momentum tersebut menandai berakhirnya masa tugas Agus Zulkarnain sebagai Plt. Kepala DKISP dan dimulainya kepemimpinan baru di bawah Noviyogi Hermawan.
Acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan dengan dihadiri seluruh jajaran pegawai DKISP Kota Cilegon serta LPPL Mandiri FM. Selain menjadi ajang serah terima estafet kepemimpinan, kegiatan ini juga menjadi momen refleksi atas capaian yang telah diraih sekaligus komitmen untuk melanjutkan berbagai program strategis.
Dalam sambutannya, Agus Zulkarnain mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan seluruh jajaran selama kurang lebih tiga tahun memimpin DKISP Kota Cilegon. Ia meyakini Noviyogi Hermawan mampu membawa organisasi semakin maju berbekal pengalaman dan kompetensi yang dimiliki.
“Hari ini merupakan momentum yang istimewa bagi saya karena harus melepaskan tongkat estafet kepemimpinan kepada Bapak Noviyogi Hermawan. Saya meyakini amanah ini akan dijalankan dengan sangat baik mengingat kompetensi, pengalaman, dan kapasitas beliau dalam pemerintahan,” ujar Agus.
Agus juga memberikan apresiasi kepada seluruh pegawai atas dedikasi dan kerja sama yang telah terbangun selama ini. Menurutnya, berbagai keberhasilan yang diraih DKISP merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran, bukan semata-mata keberhasilan seorang pimpinan.
Ia berharap berbagai program prioritas, mulai dari transformasi digital pemerintahan, peningkatan layanan informasi publik, penguatan keamanan informasi dan persandian, hingga implementasi Satu Data Indonesia di Kota Cilegon, dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan di bawah kepemimpinan yang baru.
“Saya yakin di bawah kepemimpinan Pak Noviyogi, Dinas Kominfo akan semakin adaptif terhadap digitalisasi pemerintahan dan mampu menghadirkan berbagai inovasi yang semakin bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Menutup sambutannya, Agus turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pegawai apabila selama menjalankan tugas terdapat ucapan, sikap maupun kebijakan yang kurang berkenan.
Sementara itu, Plt. Kepala DKISP Kota Cilegon, Noviyogi Hermawan, mengajak seluruh pegawai untuk menjaga profesionalisme, disiplin, serta membangun budaya kerja yang sehat dan produktif. Ia menegaskan bahwa setiap pemimpin memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda, namun tujuan utamanya tetap sama, yakni memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Saya tidak perlu banyak bercerita mengenai bagaimana gaya kepemimpinan saya. Teman-teman nanti akan melihat langsung dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Yang terpenting adalah kita bekerja secara profesional, memahami batas antara urusan kedinasan dan urusan pribadi, serta saling menghormati dalam bekerja,” ujar Noviyogi.
Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara produktivitas kerja dan kesejahteraan pegawai. Menurutnya, setiap aparatur harus bekerja secara maksimal sesuai aturan dan target yang telah ditetapkan, sehingga tercipta budaya kerja yang disiplin, efektif, dan saling mendukung demi keberhasilan program Pemerintah Kota Cilegon.















