SERANG, RUBRIKBANTEN – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Banten menggelar Forum Rencana Kerja (Renja) Tahun Anggaran 2026 pada Kamis (13/2/2025). Forum ini bertujuan untuk menyelaraskan program kerja dengan visi dan misi pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten terpilih, serta mendukung visi dan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPMD Provinsi Banten, Siti Ma’ani Nina, menegaskan bahwa penyelarasan ini dilakukan hingga tingkat Kabupaten/Kota, bahkan sampai ke desa-desa, menyesuaikan dengan visi dan misi Bupati/Wali Kota masing-masing.
“Seluruhnya kita akomodir untuk dilakukan penyelarasan. Kita ambil benang merahnya, apa yang harus dilakukan oleh Provinsi, Kabupaten/Kota, dan juga teman-teman di desa, termasuk mitra kelembagaan yang ada di desa,” ujar Nina.
Penyelarasan ini mencakup identifikasi permasalahan dan strategi penyelesaiannya dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang. “Maka dari itu kita petakan,” tambahnya.
Salah satu target utama dalam Renja 2026 adalah peningkatan jumlah Desa Mandiri, yang ditargetkan mencapai 16 persen pada tahun 2045. Menurut Nina, untuk mencapai target tersebut, diperlukan perencanaan matang sejak dini.
“Begitu juga dengan target Presiden mengenai swasembada pangan yang berfokus di pedesaan. Ini harus kita rancang dengan baik agar selaras dengan kebijakan nasional,” jelasnya.
Dengan perencanaan yang matang dan koordinasi lintas sektor, diharapkan pembangunan desa di Banten semakin maju dan mampu berkontribusi pada ketahanan pangan nasional serta kesejahteraan masyarakat desa. (Red)















