Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahKabupaten SerangKementerianNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

DKPP Kabupaten Serang bersama Polres Panen Raya, Dukung Swasembada Pangan Nasional

135
×

DKPP Kabupaten Serang bersama Polres Panen Raya, Dukung Swasembada Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Pemerintah Kabupaten Serang terus menggenjot ketahanan pangan daerah. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang, Suhardjo, bersama Wakapolres Serang Kabupaten Kompol Andri Surya Kurniawan melaksanakan Gerakan Tanam dan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 di areal pertanian Kelompok Tani (Poktan) Tani Maju, Desa Mekar Baru, Kecamatan Kopo, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi pemerintah daerah dan aparat kepolisian dalam mendorong sektor pertanian sebagai penopang utama ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Banner

Kepala DKPP Kabupaten Serang, Suhardjo, berharap kelompok tani yang telah mendapatkan bantuan dapat terus berkelanjutan dalam menanam jagung. Ia menekankan pentingnya menyisihkan sebagian hasil panen sebagai benih untuk musim tanam berikutnya.

“Semoga petani ke depan semakin maju dan sejahtera, untuk mendukung swasembada pangan berkelanjutan dan menciptakan petani yang mandiri,” ujar Suhardjo.

Hal senada disampaikan Wakapolres Serang Kabupaten, Kompol Andri Surya Kurniawan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan arah kebijakan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga:  Walikota Cilegon Robinsar Pastikan Utang ke Pihak Ketiga Lunas, Ancam Mutasi Oknum Pengganggu

“Kami sangat mendukung program swasembada pangan berkelanjutan. Program ini berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Gerakan tanam dan panen raya tersebut turut dihadiri jajaran Polsek Kopo, Sekretaris Camat Kopo Muhamad Ubaidillah, para penyuluh pertanian Kecamatan Kopo, serta sejumlah kepala desa se-Kecamatan Kopo.

Berdasarkan data di lokasi, luas lahan jagung mencapai 10 hektare, dengan rincian 3 hektar untuk gerakan tanam dan 6 hektare untuk panen raya. Dari panen tersebut dihasilkan sekitar 14,4 ton jagung, dengan hasil akhir mencapai 8,05 ton jagung pipil kering atau sekitar 60 persen per hektare.

Sementara itu, Sekmat Kopo, Muhamad Ubaidillah, mengungkapkan perlunya dukungan pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam penyediaan alat pengering jagung (bed dryer).

“Dengan adanya alat pengering, jagung hasil produksi petani Kopo tidak perlu lagi dibawa ke Cikande untuk proses pengeringan,” ujarnya.

Gerakan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi petani di Kecamatan Kopo untuk terus meningkatkan produktivitas dan berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!