Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahEkonomiKabupaten SerangKementerianNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Disnakertrans Kabupaten Serang Latih 16 Warga Jadi Barista, Dorong Desa Wisata Punya Daya Tarik Baru

51
×

Disnakertrans Kabupaten Serang Latih 16 Warga Jadi Barista, Dorong Desa Wisata Punya Daya Tarik Baru

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang terus mendorong peningkatan keterampilan masyarakat sekaligus pengembangan potensi ekonomi desa wisata. Salah satunya melalui Pelatihan Barista Tematik Desa Wisata Tahun 2026 yang digelar di Cafe and Resto Cisait, Kecamatan Ciruas.

Sebanyak 16 peserta dari desa wisata di Kabupaten Serang dijadwalkan mengikuti pelatihan berbasis kompetensi selama delapan hari, mulai 15 hingga 23 Oktober 2026, dengan total 80 jam pelajaran.

Banner

Pelatihan tersebut dibuka oleh Sekretaris Disnakertrans Kabupaten Serang Khairil Anwar, serta dihadiri Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang Abdul Basit, Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja (PPTK) Muhammad Furqon, dan perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Kepala Bidang PPTK Disnakertrans Kabupaten Serang, Muhammad Furqon, mengatakan pelatihan barista ini dirancang khusus untuk mendukung pengembangan desa wisata melalui peningkatan keterampilan masyarakat.

“Untuk pelatihan hari ini memang secara tematik untuk desa wisata. Jadi harapannya, nanti peserta pelatihan ini bisa mengembangkan wisata di masing-masing desanya,” kata Furqon, Rabu (14/10/2026).

Baca juga:  Robinsar Gaspol Normalisasi Kubangsari: Jalur Air Dibuka, Bangunan Liar Siap Dibongkar

Menurutnya, pelatihan tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan dasar mengenai kopi, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang usaha di kawasan wisata.

Selama mengikuti pelatihan, para peserta akan mendapatkan berbagai materi, mulai dari pengenalan jenis dan karakteristik biji kopi, teknik meracik minuman, hingga tata cara penyajian kepada konsumen.

“Secara keseluruhan semua ilmu diberikan, semua materi pasti diberikan selama 80 jam bagi para peserta,” ujarnya.

Furqon menjelaskan, pemilihan lokasi pelatihan di sebuah kafe bertujuan agar peserta dapat mempraktikkan secara langsung materi yang diperoleh, sehingga keterampilan yang diajarkan tidak berhenti pada teori.

“Jadi bagaimana dari mulai pengenalan biji kopi, terus juga cara pembuatan kopi, sampai dengan nanti penyajiannya. Makanya kita ambil tempat di salah satu cafe, biar nanti bisa praktik langsung dari hasil pelatihan itu,” jelasnya.

Dorong Peluang Usaha dan Ekonomi Desa Wisata

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang, Abdul Basit, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan barista yang diarahkan untuk mendukung pengembangan potensi wilayah, khususnya desa wisata.

Baca juga:  Inspektorat Serang Ingatkan OPD Jangan Tunggu Jadi Temuan, Ada Masalah Segera Konsultasi

Menurutnya, keterampilan meracik kopi dapat menjadi nilai tambah bagi masyarakat dalam mengembangkan usaha kuliner dan memperkuat daya tarik destinasi wisata.

Ia berharap para peserta tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan tersebut setelah kembali ke desa masing-masing.

“Harapannya kemudian bagi pengelola atau masyarakat desa wisata yang dilatih hari ini kembali ke daerahnya mampu mengembangkan ilmunya. Tentunya ini akan menjadi daya tarik wisata tersendiri di Kabupaten Serang,” katanya.

Bahkan, Abdul Basit berharap pengembangan keterampilan barista dapat menjadi salah satu langkah untuk memperkenalkan Kabupaten Serang sebagai daerah yang memiliki potensi usaha kopi.

“Bahwa Kabupaten Serang terkenal pada akhirnya menjadi daerah racikan kopi yang mendunia,” tuturnya.

Melalui pelatihan ini, pengembangan desa wisata di Kabupaten Serang diharapkan tidak hanya bertumpu pada keindahan alam dan destinasi wisata, tetapi juga didukung kreativitas masyarakat, keterampilan kerja, serta tumbuhnya peluang usaha baru yang mampu meningkatkan perekonomian lokal.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!