CILEGON, RUBRIKBANTEN – Insiden keluarnya gas berwarna oranye dari kawasan PT Vopak pada Sabtu (31/1/2026) memicu gangguan kesehatan massal di Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon. Puluhan warga dilaporkan terdampak, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon bergerak cepat menangani para korban. Kepala Dinkes Kota Cilegon, Ratih Purnamasari, menyampaikan sebanyak 58 warga telah mendapatkan pelayanan medis secara optimal di Puskesmas Grogol.
“Sekitar 58 warga sudah mendapatkan pelayanan kesehatan secara optimal dan ditangani langsung oleh tenaga medis di Puskesmas Grogol,” ujar Ratih, Selasa (10/2/2026).
Ratih merinci, gejala gangguan kesehatan yang dialami warga cukup beragam. Tujuh orang mengalami sesak napas, sementara 35 warga mengeluhkan pusing dan mual. Selain itu, tujuh orang lainnya mengalami mual muntah disertai sakit kepala.
Menurut Ratih, seluruh warga terdampak telah mendapatkan penanganan medis dengan baik. Dinkes Kota Cilegon juga langsung bersiaga sejak awal insiden terjadi untuk memastikan pelayanan kesehatan dapat diberikan secara cepat dan maksimal.
“Sejak awal kejadian, Dinkes sudah siaga untuk memberikan penanganan kepada warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” tegasnya.
Insiden ini menjadi perhatian serius masyarakat setempat, mengingat dampaknya yang meluas terhadap kesehatan warga sekitar kawasan industri. Pemerintah daerah pun diminta memastikan investigasi dan langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.















