CILEGON, RUBRIKBANTEN – Gudang penyimpanan pupuk urea dan pestisida milik Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Cilegon dilanda kebakaran pada Selasa (7/7/2026) siang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut meski api sempat menghanguskan sejumlah aset milik pemerintah daerah.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 14.30 WIB di kompleks DPKP Kota Cilegon, Lingkungan Kubang Laban, RT 03 RW 02, Kelurahan Panggung Rawi, Kecamatan Jombang. Laporan diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon pada pukul 14.58 WIB.
Petugas Damkar bergerak cepat dan tiba di lokasi hanya dalam waktu sekitar tujuh menit sejak menerima laporan. Sebanyak empat unit mobil pemadam dari Mako, Pos Citangkil, Pos Merak, dan Pos Purwakarta diterjunkan untuk menjinakkan kobaran api dengan menghabiskan sekitar 21.000 liter air dari hidran.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 16.05 WIB setelah upaya pemadaman yang melibatkan 26 personel Damkar bersama unsur BPBD Kota Cilegon, Polsek Cilegon, dan Koramil Cilegon.
Akibat kebakaran tersebut, satu gudang penyimpanan pupuk urea dan pestisida, satu ruang kantor Bidang Perikanan, serta satu unit mesin penggilingan padi mengalami kerusakan.
Berdasarkan laporan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh reaksi atau pemuaian bahan kimia pada pupuk maupun pestisida akibat suhu udara yang tinggi. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara itu, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan dan penghitungan oleh instansi terkait.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Cilegon, Drs. H. Agus Ubaidillah, MM, menyampaikan bahwa proses pemadaman berlangsung lancar berkat koordinasi seluruh personel di lapangan sehingga api berhasil dicegah agar tidak merambat ke bangunan lain.















