CILEGON, RUBRIKBANTEN – Klinik Rahima menggelar kegiatan senam bersama dan donor darah dengan melibatkan karyawan serta masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.
Dokter Klinik Rahima, Salsabila Ardhani, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pihak klinik dan masyarakat.
Menurutnya, aktivitas fisik seperti senam bersama dapat membantu masyarakat menjaga kesehatan sekaligus mengurangi tekanan akibat rutinitas pekerjaan maupun urusan rumah tangga.
“Kegiatan hari ini ada berbagai macam, yang pertama senam bersama. Senam ini sebenarnya untuk silaturahmi, menjaga kesehatan, sekaligus bersenang-senang supaya tidak terlalu stres karena pekerjaan atau urusan rumah tangga,” ujar Salsabila.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut terbuka bagi masyarakat yang tinggal di sekitar Klinik Rahima maupun para karyawan klinik.
Selain senam bersama, Klinik Rahima juga menyelenggarakan kegiatan donor darah yang mendapat partisipasi dari masyarakat.
Salsabila menyebutkan, sekitar 30 orang menjadi sasaran kegiatan donor darah tersebut, termasuk warga yang tinggal di sekitar klinik.
“Untuk donor darah kurang lebih sekitar 30 orang. Warga sekitar juga turut hadir dan berpartisipasi,” katanya.
Lebih lanjut, Salsabila menjelaskan bahwa kegiatan senam bersama merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Klinik Rahima setiap satu bulan sekali. Sementara itu, donor darah diselenggarakan pada momentum tertentu.
“Kalau senam memang rutin sebulan sekali. Namun, untuk donor darah tidak rutin, biasanya dilaksanakan ketika ada kegiatan tertentu,” jelasnya.
Menurut Salsabila, donor darah memiliki manfaat bagi kesehatan pendonor apabila dilakukan sesuai ketentuan medis. Selain itu, kegiatan tersebut memiliki nilai kemanusiaan karena dapat membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah.
Ia mengatakan, donor darah secara berkala dapat mendukung proses pembentukan sel darah merah baru. Namun, pelaksanaannya tetap harus memperhatikan kondisi kesehatan dan kelayakan masing-masing pendonor.
“Manfaatnya positif dan banyak sekali. Kalau ingin rutin, donor darah bisa dilakukan dengan memperhatikan jeda waktu yang dianjurkan. Tetapi yang paling utama sebenarnya membantu sesama manusia, karena banyak orang yang membutuhkan darah,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, Klinik Rahima berharap masyarakat semakin menyadari bahwa menjaga kesehatan tidak hanya dilakukan melalui pemeriksaan dan pengobatan, tetapi juga dengan menerapkan pola hidup aktif serta membangun kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan senam dan donor darah ini sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antara fasilitas pelayanan kesehatan dengan masyarakat di lingkungan sekitarnya.















