SERANG, RUBRIKBANTEN – Salah satu pendiri Matahari Pagi Indonesia (MPI), Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkap kisah awal berdirinya organisasi yang kini berkembang menjadi organisasi kemasyarakatan sosial kebudayaan tersebut.
Menurut Dahnil, MPI bermula dari kebiasaan rapat pagi hari setelah para pendirinya melakukan lari subuh bersama. Dari kebiasaan itu kemudian lahir gagasan membentuk sebuah gerakan yang akhirnya dideklarasikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada 18 November 2023 di Rumah Kertanegara.
“Ketika diinisiasi, itu memang gerakan politik. Gerakan politik untuk Presiden Prabowo Subianto,” ujar Dahnil saat menghadiri Pelantikan Pengurus Wilayah (PW) MPI Banten di Kota Serang, Sabtu (8/8/2026).
Dahnil yang kini menjabat Ketua Majelis Pertimbangan Pengurus Pusat MPI sekaligus Wakil Menteri Haji dan Umrah RI menjelaskan, MPI digagas bersama Agus Andrianto, Prof. Reda Manthovani, dan Yusuf Hamka (Babah Alun).
Nama Matahari Pagi dipilih karena seluruh pertemuan para pendiri selalu dilakukan pada pagi hari.
“Tidak pernah ada pertemuan yang dilakukan dini hari atau tengah malam. Akhirnya disepakati, daripada bingung mencari nama, kami sepakat gerakan ini bernama Gerakan Matahari Pagi,” tuturnya.
Bertransformasi Jadi Ormas Sosial Kebudayaan
Seiring perkembangan organisasi, Dahnil mengatakan MPI kini bertransformasi menjadi Ormas Sosial Kebudayaan dengan filosofi fastabiqul khairat, yakni berlomba-lomba memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.
Selain itu, MPI juga mengusung filosofi kepemimpinan accumulative advantage yang disebutnya terinspirasi dari Presiden Prabowo Subianto. Filosofi tersebut berarti mengakumulasi berbagai kebaikan dari setiap era kepemimpinan nasional.
“Presiden Prabowo itu kalah jadi Presiden hampir empat kali. Semua orang yang dulu mengkritik beliau, banyak yang sekarang ada di kabinet. Tapi Pak Prabowo tidak pernah menjelekkan pendahulunya. Beliau ingin mengambil kebaikan dari era Soekarno, Soeharto, sampai era Jokowi,” jelas Dahnil.
Simbol Harapan dan Kontribusi
Ia menegaskan, Matahari Pagi Indonesia merupakan simbol harapan. Seperti matahari pagi yang memberikan energi dan manfaat terbaik bagi kesehatan, MPI diharapkan menjadi kelompok yang mampu memberikan sinar dan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Dalam Islam disebut fastabiqul khairat, memaksimalkan perbuatan baik. MPI harus menjadi kelompok yang memberi manfaat dan kontribusi terbaik,” katanya.
Sementara itu, MPI Banten sebelumnya telah menjalankan sejumlah kegiatan sosial, di antaranya aksi bersih-bersih rumah ibadah lintas agama serta peluncuran program Makan Bahagia Gratis yang dijalankan tanpa menggunakan dana APBN maupun APBD.















