CILEGON, RUBRIKBANTEN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon mengirimkan atlet-atlet terbaik jenjang SD dan SMP untuk mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Banten yang digelar di sejumlah daerah.
Kepala Dindikbud Kota Cilegon, Heni Anita Susila, mengatakan seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan diikuti oleh kontingen Kota Cilegon. Bahkan, Cilegon dipercaya menjadi tuan rumah untuk dua cabang olahraga.
“Alhamdulillah Cilegon mengikuti seluruh pertandingan O2SN tingkat Provinsi Banten. Bahkan kita menjadi tuan rumah untuk cabang atletik di Stadion Geger Cilegon dan renang atau akuatik di Asa Sport Center,” ujar Heni saat dikonfirmasi rubrikbanten, Kamis (30/7/2026).
Menurutnya, pelaksanaan O2SN tersebar di beberapa wilayah di Banten. Cabang pencak silat telah lebih dahulu digelar di Kabupaten Lebak. Sementara bulu tangkis berlangsung di Kota Serang, sedangkan senam dan panjat tebing dilaksanakan di Kota Tangerang.
Heni menjelaskan, atlet yang diberangkatkan merupakan para juara hasil seleksi O2SN tingkat Kota Cilegon.
“Putra-putri terbaik kami sudah kami kirimkan untuk mewakili Cilegon di tingkat provinsi. Saat ini hasil pertandingan memang belum diumumkan oleh panitia dari Dindikbud Provinsi Banten,” katanya.
Ia menjelaskan, terdapat lima cabang olahraga yang diperlombakan untuk masing-masing jenjang pendidikan.
Untuk tingkat SD, cabang yang dipertandingkan meliputi pencak silat, atletik, bulu tangkis, renang, dan senam. Sedangkan jenjang SMP mempertandingkan pencak silat, atletik, bulu tangkis, renang, serta panjat tebing sebagai pengganti senam.
“Jadi masing-masing ada lima cabang olahraga untuk SD dan lima cabang olahraga untuk SMP,” jelasnya.
Heni mengakui persaingan pada ajang O2SN tingkat Provinsi Banten cukup ketat. Selama ini, Kota Tangerang bersama Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang masih menjadi daerah yang mendominasi prestasi olahraga pelajar.
Meski demikian, Dindikbud Cilegon tetap berharap ada atlet yang mampu menembus tingkat nasional sebagai wakil Provinsi Banten.
“Tahun lalu ada atlet karate dari Cilegon yang berhasil menjadi juara tingkat nasional dan mendapat apresiasi dari Pak Wakil Wali Kota. Mudah-mudahan tahun ini juga ada perwakilan Cilegon yang bisa lolos ke tingkat nasional,” ujarnya.
Meski belum memasang target khusus, Heni menegaskan pihaknya mulai menyusun strategi pembinaan atlet usia dini agar prestasi olahraga pelajar Kota Cilegon terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.
“Kita memang belum memasang target karena pembinaan di daerah lain, terutama Tangerang Raya, masih lebih baik. Tetapi kami sedang menyusun strategi agar ke depan atlet-atlet usia dini Cilegon mampu bersaing dan menorehkan prestasi di tingkat provinsi hingga nasional,” pungkasnya.















