Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahEkonomiKementerianKota SerangNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Banten Catat Tiga Prestasi Strategis di Rakornas Inflasi dan Digitalisasi Daerah

71
×

Banten Catat Tiga Prestasi Strategis di Rakornas Inflasi dan Digitalisasi Daerah

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Provinsi Banten menorehkan sejumlah capaian dalam agenda pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi daerah pada rangkaian Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Indonesia Fintech Summit & Expo 2026 (FEKDI x IFSE 2026) serta Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi dan Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) 2026 di Jakarta.

Tiga capaian tersebut masing-masing diraih TPID Kota Serang yang menempati peringkat kedua TPID Kota/Kabupaten Berkinerja Terbaik Wilayah Jawa-Bali 2026, serta TP2DD Kota Tangerang Selatan dan TP2DD Kabupaten Tangerang yang sama-sama meraih predikat Terbaik I untuk wilayah Jawa-Bali.

Banner

Rangkaian agenda tersebut berlangsung pada 24–26 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. Kegiatan diselenggarakan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), dan Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Sofwan Kurnia, mengatakan capaian tersebut menjadi momentum untuk semakin memperkuat sinergi antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah.

“Capaian TPID Kota Serang serta TP2DD Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang merupakan hasil sinergi yang kuat antara Pemerintah Daerah, Bank Indonesia, serta seluruh pemangku kepentingan. Prestasi ini menjadi momentum bagi kita untuk terus memperkuat pengendalian inflasi sekaligus mempercepat digitalisasi daerah agar memberikan manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat dan perekonomian Banten,” ujar Sofwan.

TPID Kota Serang Peringkat Kedua Jawa-Bali

Dalam agenda pengendalian inflasi, TPID Kota Serang berhasil meraih peringkat kedua TPID Kota/Kabupaten Berkinerja Terbaik Wilayah Jawa-Bali Tahun 2026. Penghargaan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 505 Tahun 2026.

Baca juga:  Bazar Ramadan 2026 Diperbesar, Pemkot Cilegon Tebar Ribuan Sembako Gratis di 8 Kecamatan

Capaian itu menjadi gambaran sinergi pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan anggota TPID dalam menjaga stabilitas harga sekaligus daya beli masyarakat.

Pengendalian inflasi di Banten dilakukan melalui strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif.

Koordinasi TPID se-Banten juga diperkuat melalui pemantauan harga dan pasokan pangan, kerja sama antardaerah, fasilitasi distribusi komoditas strategis, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, serta penguatan komunikasi kepada masyarakat.

Secara nasional, inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Agustus 2026 tercatat 3,19 persen secara tahunan atau year on year (yoy). Sementara inflasi kelompok pangan bergejolak atau volatile food mencapai 4,06 persen (yoy).

Bank Indonesia bersama pemerintah terus memperkuat bauran kebijakan untuk menjaga inflasi berada dalam sasaran 2,5±1 persen pada 2026 dan 2027.

Dua TP2DD Banten Terbaik I Jawa-Bali

Prestasi lainnya datang dari agenda Championship TP2DD Tahun 2026. Dua TP2DD di wilayah kerja Bank Indonesia Provinsi Banten berhasil meraih predikat Terbaik I Wilayah Jawa-Bali.

TP2DD Kota Tangerang Selatan meraih Terbaik I TP2DD Kategori Kota Wilayah Jawa-Bali. Sementara TP2DD Kabupaten Tangerang meraih Terbaik I TP2DD Kategori Kabupaten Wilayah Jawa-Bali.

Penghargaan tersebut diterima Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie dan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dalam rangkaian Rakornas Pengendalian Inflasi serta P2DD Tahun 2026.

Capaian tersebut menjadi bagian dari penguatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) melalui kolaborasi pemerintah daerah, Bank Indonesia, perbankan, dan berbagai pemangku kepentingan.

Baca juga:  Musim Hujan Mengancam Nataru, BPBD Cilegon Warning Banjir, Longsor hingga Rob di Hampir Semua Kecamatan

Digitalisasi transaksi pemerintah diarahkan agar semakin terintegrasi, efisien, inklusif, dan transparan, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Transaksi Digital Nasional Tumbuh 40,36 Persen

Penguatan digitalisasi daerah di Banten juga berlangsung di tengah pertumbuhan ekonomi dan keuangan digital nasional.

Pada Agustus 2026, transaksi ekonomi dan keuangan digital nasional tumbuh 40,36 persen (yoy) menjadi 6,11 miliar transaksi.

Akseptasi QRIS secara nasional telah mencapai 69,32 juta pengguna dan 47,11 juta merchant. Sementara volume transaksi ritel melalui BI-FAST mencapai 549 juta transaksi dengan nilai Rp1.346 triliun.

Di Banten, Kantor Perwakilan Bank Indonesia terus bersinergi dengan pemerintah daerah, industri sistem pembayaran, perbankan, pelaku usaha, dan masyarakat untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital.

Upaya tersebut dilakukan melalui perluasan akseptasi QRIS, optimalisasi ETPD, perluasan kanal pembayaran digital pemerintah daerah, serta peningkatan edukasi dan literasi sistem pembayaran.

Transformasi digital tersebut diarahkan berdasarkan prinsip 3I, yakni Impactful, Inklusif, dan Integratif. Digitalisasi tidak hanya ditujukan untuk memperluas penggunaan pembayaran digital, tetapi juga meningkatkan efisiensi transaksi, akses masyarakat, kualitas layanan publik, dan aktivitas ekonomi.

Penguatan tersebut menjadi bagian dari semangat Sinergi Merah Putih yang melibatkan Bank Indonesia, pemerintah, asosiasi, industri sistem pembayaran, dan masyarakat.

Ke depan, Bank Indonesia Provinsi Banten bersama pemerintah daerah akan terus memperkuat sinergi TPID dan TP2DD se-Banten untuk menjaga stabilitas harga, memperkuat daya beli masyarakat, memperluas digitalisasi transaksi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Banten yang inklusif dan berkelanjutan.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!