SERANG, RUBRIKBANTEN – Pimpinan beserta seluruh fraksi DPRD Banten menggelar rapat intensif bersama Gubernur Banten, Andra Soni, di ruang rapat Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Rabu (12/3/2025). Pertemuan tersebut menjadi titik awal kolaborasi erat antara eksekutif dan legislatif dalam mendukung program-program prioritas pemerintahan Andra Soni-Dimyati Natakusumah.
Dalam pernyataannya usai rapat, Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa visi-misi yang ia usung bersama Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah merupakan milik seluruh unsur pemerintahan daerah, termasuk DPRD Banten.
“Visi misi Andra Soni-Dimyati adalah visi-misi seluruh unsur Pemerintah Daerah. Saya tidak ada sekat dengan DPRD, karena saya sendiri berasal dari sana, hanya pindah ruangan saja,” ujar Andra Soni.
Andra juga menyampaikan bahwa pihaknya mengajak DPRD untuk memperkuat kolaborasi dalam merumuskan dan menyempurnakan regulasi, khususnya demi kesuksesan program unggulan seperti sekolah gratis untuk seluruh anak Banten.
Selain pendidikan, Andra menyoroti program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra), yang menurutnya menjadi jawaban atas harapan masyarakat pedesaan. Program ini diharapkan mampu mempersempit kesenjangan pembangunan antara wilayah perkotaan dan pedesaan di Provinsi Banten.
“Kita harus sukseskan satu program yang sangat ditunggu masyarakat, yaitu Bang Andra—Bangun Jalan Desa Sejahtera. Ini juga selaras dengan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo dan Wapres Gibran, agar masyarakat desa merasakan kemajuan pembangunan,” tegas Andra.
Ketua DPRD Banten, Fahmi Hakim, dalam kesempatan yang sama memberikan dukungan penuh terhadap program-program prioritas Gubernur. Ia menyatakan, DPRD siap mengawal kebijakan pemerintah daerah agar berjalan sesuai instruksi Presiden RI Nomor 1 Tahun 2025, yang mengutamakan efisiensi belanja APBN dan APBD untuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
“Dukungan secara politik dari DPRD sudah pasti ada. Kami lakukan konsolidasi mendukung program pembangunan lima tahun ke depan, demi kesejahteraan masyarakat Banten,” kata Fahmi. (*)















