CILEGON, RUBRIKBANTEN – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mulai memperluas pemasangan penerangan jalan lingkungan (PJL) di 43 kelurahan. Sebanyak 665 titik lampu direncanakan dibangun pada 2026 untuk meningkatkan penerangan di kawasan permukiman warga.
Program tersebut dijalankan di bawah kepemimpinan Wali Kota Cilegon Robinsar dan Wakil Wali Kota Fajar Hadi Prabowo, melalui kolaborasi Dinas Perhubungan (Dishub) dengan pemerintah kelurahan.
Kepala Dishub Kota Cilegon, Heri Suheri, mengatakan pemasangan ratusan titik PJL tersebut turut didukung program Pelita dari kelurahan.
“Untuk tahun 2026 ini, alhamdulillah program penerangan jalan lingkungan terbantu dengan program Pelita dari kelurahan. Sampai sekarang ada 665 titik, jadi itu tersebar di 43 kelurahan,” kata Heri, Rabu (30/9/2026).
Ia menjelaskan, pemasangan PJL akan dilakukan melalui koordinasi antara kelurahan dan Dishub. Sebelum pemasangan, Dishub terlebih dahulu melakukan survei untuk memastikan lokasi yang diusulkan memenuhi persyaratan teknis, terutama ketersediaan jaringan listrik.
“Untuk yang kelurahan, manakala nanti akan memasang lampu PJL, akan koordinasi dengan kami. Kami akan survei itu mana yang ada jaringan listriknya. Begitu sudah terpasang, listriknya akan kita bayar semua dengan penerangan jalan umum,” ujarnya.
Menurut Heri, survei dan perencanaan menjadi tahapan penting agar pemasangan lampu sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan. Faktor yang diperhatikan antara lain lokasi pemasangan, kondisi geometrik jalan, serta ketersediaan fasilitas jaringan listrik.
“Jadi perencanaan dahulu. Perencanaan itu menentukan mana titik yang mau dipasang. Jangan sampai tanpa perencanaan, titik atau lokasi, kondisi geometrik jalan tidak memungkinkan, fasilitas listrik untuk PJL tidak ada. Makanya perlu disurvei,” paparnya.
PJU Jalan Kota Dianggarkan Rp400 Juta
Selain menyasar jalan lingkungan, Pemkot Cilegon juga mengalokasikan pembangunan penerangan jalan umum (PJU) di jalan kota. Pada 2026, sebanyak 34 titik PJU direncanakan dipasang dengan anggaran sekitar Rp400 juta.
Heri menyebut proses pengerjaan pemasangan PJU tersebut telah berjalan. Pelaksanaannya dilakukan bersamaan dengan perbaikan trotoar oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cilegon.
“Alhamdulillah yang memasang itu teman-teman Dinas PU. Jadi itu bersamaan perbaikan trotoar, sekaligus pemasangan penerangan jalannya,” jelasnya.
Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran pemasangan PJU di antaranya kawasan Ciwandan, Kopo, Kavling, dan Jombang.
Kebutuhan PJU Cilegon Capai 12 Ribu Titik
Di luar pembangunan yang dibiayai melalui APBD, Pemkot Cilegon juga berupaya memperluas pemasangan lampu jalan melalui dukungan pemerintah pusat, khususnya untuk ruas jalan nasional.
Heri mengungkapkan, berdasarkan hasil survei pada 2023, kebutuhan PJU di Kota Cilegon mencapai sekitar 12.000 titik.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Wali Kota Cilegon Robinsar telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar pemasangan PJU di jalan nasional dapat direalisasikan pada 2027.
Rencana pemasangan itu mencakup ruas dari wilayah Cilegon Barat hingga Merak serta dari Landmark menuju Sriwi Ciwandan.
“Karena itu banyak yang menerima manfaat. Wali Kota care dengan masyarakat Cilegon. Jadi rencananya akan terpasang dari Cilegon Barat sampai ke Merak, dan dari Landmark sampai Sriwi Ciwandan,” terangnya.
Pemkot Cilegon menargetkan kebutuhan penerangan jalan dapat dipenuhi secara bertahap hingga 2028. Dengan penambahan lampu di jalan lingkungan, jalan kota, dan rencana pemasangan di jalan nasional, pemerintah berharap cakupan penerangan semakin merata di berbagai wilayah.
“Target Pak Wali Kota di 2028, bisa terpenuhi. Mudah-mudahan semua kebutuhan lampu terpenuhi,” pungkas Heri.















