CILEGON, RUBRIKBANTEN – Pemerintah Kota Cilegon memastikan program perbaikan jalan akan dioptimalkan pada tahun 2026. Langkah ini diambil untuk menjawab persoalan infrastruktur yang masih menjadi keluhan utama masyarakat di berbagai wilayah.
Wali Kota Cilegon Robinsar menyampaikan bahwa jumlah titik jalan rusak yang cukup banyak membuat pemerintah harus menerapkan pola penanganan secara bertahap dengan skala prioritas yang jelas.
“Karena persoalannya memang banyak, penanganan kita lakukan bertahap. Jalan dengan kondisi rusak parah akan kita optimalkan lebih dulu,” ujar Robinsar saat dikonfirmasi awak media, Selasa (13/1/2026).
Menurutnya, pendataan yang dilakukan sejak tahun ini yang sangat membutuhkan penanganan. Data tersebut menjadi dasar perencanaan perbaikan jalan di tahun 2026 agar lebih terukur dan tepat sasaran.
“Semua dilakukan bertahap, menyesuaikan kemampuan anggaran, tapi tetap fokus pada kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kota Cilegon, Tophan Dwi Ranggayudha, mengungkapkan sejumlah ruas jalan dan drainase yang masuk dalam prioritas perbaikan.
“Beberapa titik yang menjadi perhatian di antaranya Crug Asri, Jalan PCI beserta drainasenya, serta Jalan Sultan arah Terminal Seruni yang juga membutuhkan penanganan drainase,” jelas Tophan.
Pemkot Cilegon berharap optimalisasi perbaikan jalan pada 2026 dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.















