Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Masduki Sentil Pemkot Cilegon, Rotasi Mutasi Jangan Sekadar Formalitas

27
×

Masduki Sentil Pemkot Cilegon, Rotasi Mutasi Jangan Sekadar Formalitas

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – Wakil Ketua II DPRD Kota Cilegon, Masduki, mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon agar tidak menjadikan proses rotasi dan mutasi pejabat sebagai formalitas belaka. Ia menegaskan, pengisian tujuh jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II harus mengedepankan kompetensi, pengalaman, dan kebutuhan organisasi.

Menurut Masduki, proses seleksi harus benar-benar menjadi instrumen untuk mendapatkan pejabat terbaik, bukan sekadar menggugurkan tahapan administrasi. Setiap pejabat yang nantinya dipercaya menduduki jabatan strategis harus memiliki kemampuan yang sesuai dengan bidang tugasnya.

Banner

“Menempatkan orang harus sesuai dengan kemampuannya, harus sesuai kompetensinya. Lihat situasi dan kebutuhan Kota Cilegon hari ini,” ujarnya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menekankan, seluruh tahapan rotasi mutasi harus dilaksanakan secara objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan administrasi pemerintahan.

Ia meminta persyaratan kualifikasi menjadi perhatian serius. Sebab, jabatan strategis di lingkungan pemerintahan membutuhkan pejabat yang tidak hanya memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga memiliki kapasitas untuk menyelesaikan persoalan masyarakat.

“Persyaratan harus masuk, tahapan kualifikasi jangan dijadikan hanya formalitas,” tegasnya.

Baca juga:  Andra Soni Ajak Warga Jaga Alam: Banjir di Banten Terjadi Karena Kita Lalai

Masduki juga mengingatkan agar Pemkot Cilegon cermat dalam menentukan pejabat yang akan mengisi tujuh posisi tersebut. Kesesuaian golongan, jenjang jabatan, pengalaman, hingga rekam jejak harus menjadi bagian dari pertimbangan dalam proses penempatan.

Menurutnya, kebutuhan terhadap pejabat yang kompeten saat ini semakin mendesak. Berbagai persoalan di Kota Cilegon membutuhkan penanganan yang cepat, sehingga pengisian jabatan yang kosong tidak seharusnya berlarut-larut.

“Bahkan, saya pandang lambat untuk rotasi mutasi. Harusnya dari kemarin-kemarin, karena persoalan Cilegon butuh penanganan cepat,” ungkapnya.

Ia berharap proses pengisian tujuh jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkot Cilegon tidak sekadar menghasilkan pejabat baru, tetapi benar-benar melahirkan figur birokrat yang memiliki kapasitas, integritas, dan kemampuan menjawab tantangan pemerintahan.

Dengan demikian, rotasi mutasi tidak hanya menjadi agenda pergantian posisi, melainkan momentum memperkuat kinerja birokrasi dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat Kota Cilegon.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!