Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahEkonomiKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Warga Sukmajaya Pertanyakan Proyek Hampir Rp3 Miliar, Kontraktor Dinilai Minim Sosialisasi

42
×

Warga Sukmajaya Pertanyakan Proyek Hampir Rp3 Miliar, Kontraktor Dinilai Minim Sosialisasi

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN — Pemuda Sukmajaya bersama perangkat RT/RW Lingkungan Periuk, Kelurahan Sukmajaya, Kota Cilegon, mempertanyakan pelaksanaan proyek pembangunan di wilayah mereka yang disebut memiliki nilai anggaran hampir Rp3 miliar.

Sorotan warga terutama menyangkut minimnya sosialisasi kepada masyarakat setempat, kejelasan pihak kontraktor yang mengerjakan proyek, hingga pelibatan tenaga kerja lokal.

Banner

Sejumlah pemuda dan perangkat lingkungan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, pihak kelurahan maupun kontraktor memang telah melakukan pertemuan. Namun, pertemuan tersebut dinilai belum melibatkan seluruh unsur masyarakat, khususnya perangkat lingkungan, tokoh masyarakat dan warga yang terdampak langsung oleh pekerjaan.

“Pihak kelurahan dan kontraktor sudah pernah bertemu, tetapi hanya perwakilan. Kami berharap seluruh unsur lingkungan, termasuk RT/RW dan tokoh masyarakat, bisa diundang untuk duduk bersama dan mendapatkan penjelasan secara terbuka,” ujar salah seorang warga.

Warga juga mempertanyakan sosok yang disebut bernama Jamal yang disebut-sebut menjadi pihak yang mengawal perusahaan pelaksana proyek tersebut.

Menurut informasi yang berkembang di lapangan, perusahaan kontraktor tersebut berasal dari Tangerang. Kondisi itu kemudian memunculkan pertanyaan dari warga mengenai sejauh mana keterlibatan masyarakat dan tenaga kerja lokal dalam proyek yang berada di wilayah Kelurahan Sukmajaya tersebut.

Baca juga:  Wali Kota Cilegon Larang Petasan, Warga Diminta Jaga Empati dan Kamtibmas

“Kalau memang ada keterlibatan Pak Jamal di dalam perusahaan, kenapa sampai sekarang belum ada komunikasi yang lebih intens dengan masyarakat setempat?” kata warga.

Selain persoalan sosialisasi, warga juga menyoroti nasib pekerja lokal yang sebelumnya disebut ikut bekerja di lapangan.

Mereka meminta pihak kontraktor memberikan kejelasan mengenai sistem kerja dan besaran upah para pekerja, termasuk apakah seluruh hak pekerja telah dibayarkan.

“Informasi dari lapangan ada pekerja yang sebelumnya bekerja, tetapi soal upahnya berapa dan apakah sudah dibayar atau belum, masyarakat juga tidak mengetahui secara jelas,” ungkapnya.

Di sisi lain, warga mempertanyakan fungsi dan konsep pembangunan trotoar yang tengah dikerjakan. Mereka memperoleh informasi bahwa kawasan tersebut nantinya akan ditata dengan fasilitas pendukung seperti taman dan lampu penerangan jalan.

Namun, warga menilai rencana tersebut seharusnya disampaikan secara terbuka agar masyarakat mengetahui desain, fungsi, serta manfaat pembangunan yang dilakukan di lingkungan mereka.

Atas berbagai persoalan tersebut, pemuda dan perangkat lingkungan mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama pihak terkait untuk kembali melakukan sosialisasi secara menyeluruh.

Baca juga:  ICMI Banten Tebar Kepedulian di Iduladha 1447 H, Salurkan Hewan Kurban untuk Warga Sekitar

Mereka meminta seluruh unsur masyarakat di Kelurahan Sukmajaya dilibatkan dalam pertemuan, sehingga tidak muncul kesan bahwa proyek bernilai besar tersebut berjalan tanpa komunikasi yang memadai dengan masyarakat setempat.

“Kami tidak mempersoalkan pembangunannya. Justru kami mendukung. Tetapi masyarakat harus mendapatkan informasi yang jelas, mulai dari kontraktor, anggaran, pekerjaan yang dilakukan, sampai keterlibatan tenaga kerja lokal,” tegasnya.

Warga berharap pemerintah tidak hanya memastikan pembangunan berjalan sesuai target, tetapi juga mengawal transparansi pelaksanaan proyek serta memastikan masyarakat sekitar mendapatkan manfaat dari pembangunan tersebut.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!