Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahEkonomiKabupaten TangerangKementerianOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Wagub Banten Buka Rapimnas PII, Tekankan Pelajar Harus Dibimbing dan Dijaga sebagai Harapan Bangsa

169
×

Wagub Banten Buka Rapimnas PII, Tekankan Pelajar Harus Dibimbing dan Dijaga sebagai Harapan Bangsa

Sebarkan artikel ini

TANGERANG, RUBRIKBANTEN – Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menegaskan bahwa pelajar merupakan harapan bangsa sekaligus harapan keluarga yang harus mendapat perhatian, bimbingan, dan dukungan agar tumbuh menjadi generasi beriman, bertakwa, dan berdaya saing.

Hal itu disampaikan Dimyati saat membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Pelajar Islam Indonesia di Gelanggang Olahraga Kitri Bakti, Jumat (12/6/2026).

Banner

“Pelajar adalah harapan bangsa dan keluarga. Mereka harus kita jaga, harus kita bimbing, dan harus kita bantu,” ujar Dimyati.

Menurutnya, pelajar masih berada dalam fase pembentukan karakter dan belum sepenuhnya mandiri sehingga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

“Karena yang namanya pelajar masih belum mandiri. Harus kita dorong, harus kita dukung mereka menjadi orang-orang hebat,” katanya.

Dimyati berharap Rapimnas PII mampu melahirkan berbagai gagasan, pemikiran, dan aspirasi pelajar yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dalam merumuskan kebijakan pendidikan dan pembangunan generasi muda.

“Harapan para pelajar itu disampaikan ke pemerintah kabupaten, kota, provinsi maupun pusat sehingga bisa menjadi program pemerintah,” ujarnya.

Baca juga:  HUT ke-500 Kabupaten Serang, PAN Sentil Prioritas Pembangunan: Jangan Hanya Rayakan Usia, Kesejahteraan Harus Terasa

Dalam sambutannya, Dimyati juga menyampaikan filosofi singkatan PII menurut versinya. Ia menyebut huruf “P” sebagai penegak kebenaran yang mencerminkan idealisme pelajar sebagai pemersatu bangsa. Sementara huruf “I” pertama dimaknai sebagai ilmu pengetahuan dan teknologi, dan “I” kedua sebagai iman dan takwa untuk meraih rida Allah SWT.

Selain itu, Dimyati memaparkan pandangannya mengenai empat kategori manusia. Mulai dari manusia bodoh yang selalu mempermasalahkan masalah, manusia biasa yang hanya membicarakan dan mengeluhkan masalah, manusia bijak yang mencari solusi, hingga manusia beriman dan bertakwa yang bersyukur atas ujian karena diyakini dapat meningkatkan derajat di hadapan Allah SWT.

Sementara itu, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan akses pendidikan. Sejak 2025, pendidikan tingkat SD dan SMP negeri maupun swasta telah digratiskan.

Menurut Maesyal, kebijakan tersebut sejalan dengan fokus PII dalam bidang pendidikan dan kebudayaan.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang juga memberikan beasiswa kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu hingga lulus sarjana,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, jumlah penerima beasiswa meningkat signifikan dari 236 mahasiswa pada 2025 menjadi 900 mahasiswa pada 2026.

Baca juga:  Libur Lebaran Memuncak, Wisata Anyer–Cinangka Nyaris Penuh 90 Persen, Satlantas Turunkan 60 Personel

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum Pengurus Besar PII, Kevin Prayoga, menegaskan bahwa organisasinya memilih fokus pada pembinaan pelajar dan penguatan kualitas pendidikan.

“Yang mengurus pelajar saat ini tidak banyak. Makanya PII fokus kepada pelajar,” katanya.

Kevin juga menegaskan bahwa PII lebih mengedepankan pengembangan pendidikan dibanding terlibat dalam aksi-aksi demonstrasi.

“Makanya kami tidak ikutan demo. Fokus pada pendidikan,” pungkasnya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!