CILEGON, RUBRIKBANTEN – Dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Kodim 0623/Cilegon bersama Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLIX menggelar aksi sosial pencegahan stunting di Kecamatan Pulau Merak, Kota Cilegon, Banten.
Kegiatan ini menyasar ibu hamil serta ibu dengan anak balita melalui pemberian paket sembako dan makanan bergizi “Empat Sehat Lima Sempurna”. Selain itu, edukasi kesehatan juga diberikan oleh kader Posyandu Mekarsari guna meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang.
Dandim 0623/Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori, menegaskan bahwa pencegahan stunting merupakan bagian penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas. Oleh karena itu, pihaknya aktif terjun langsung memberikan bantuan sekaligus edukasi kepada masyarakat.
“Program pencegahan stunting yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden kami dukung penuh melalui penyuluhan dan penyaluran bantuan di Posyandu Kelurahan Mekarsari,” ujarnya, Senin (27/04).
Tak hanya dilakukan di posyandu, distribusi bantuan juga dilakukan secara door to door guna memastikan tepat sasaran. Para Babinsa Koramil Merak bahkan harus melewati gang sempit menggunakan sepeda motor untuk menjangkau 25 keluarga penerima manfaat.
Selain fokus pada pemenuhan gizi, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya program Keluarga Berencana (KB) untuk menjaga jarak kelahiran, sehingga anak yang lahir dapat tumbuh sehat dan optimal.
“Kami juga mengajak para ibu memahami pentingnya KB agar anak-anak yang lahir sehat dan kuat,” tambahnya.
Bantuan yang disalurkan tidak hanya menyasar keluarga dengan balita, tetapi juga lansia yang membutuhkan. Pendekatan langsung ke rumah warga dinilai efektif untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh yang berhak.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Salah satu penerima manfaat, Dwi, mengaku sangat terbantu dengan kepedulian yang diberikan oleh jajaran TNI dan Persit.
“Bantuan ini sangat membantu kami sekeluarga. Terima kasih kepada Ibu-ibu Persit yang sudah peduli dengan kesehatan kami,” ungkapnya.
Melalui sinergi antara penyuluhan kesehatan, program KB, dan bantuan pangan, diharapkan angka stunting di wilayah tersebut dapat ditekan, sekaligus menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas.















