Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

PKS Soroti PR Besar di HUT ke-27 Cilegon: Dari Kemiskinan hingga Lingkungan

314
×

PKS Soroti PR Besar di HUT ke-27 Cilegon: Dari Kemiskinan hingga Lingkungan

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN – Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Cilegon, Qoidatul Sitta, menilai momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Cilegon tahun 2026 harus menjadi ajang refleksi bersama bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah.

Menurutnya, di usia yang semakin matang, Cilegon telah menunjukkan berbagai capaian, terutama sebagai kota industri. Namun, tahun 2026 juga dihadapkan pada situasi yang tidak mudah, khususnya akibat kebijakan efisiensi anggaran serta pemotongan transfer keuangan dari pemerintah pusat yang berdampak langsung terhadap kapasitas fiskal daerah.

Banner

“Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus ujian bagi Pemkot Cilegon untuk lebih cermat dalam pengelolaan anggaran, dengan memastikan belanja daerah benar-benar difokuskan pada program prioritas dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang perlu menjadi perhatian serius ke depan.

Pertama, pengentasan kemiskinan dan pengangguran. Di tengah besarnya potensi industri, masih ada masyarakat yang belum merasakan dampak ekonomi secara optimal. Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal dinilai penting agar lebih terserap di sektor industri.

Baca juga:  Geger! Ruben Onsu Resmi Mualaf di Hari Idul Fitri, Dibimbing Langsung oleh Habib Usman Bin Yahya

Kedua, pemerataan pembangunan dan infrastruktur. Ia menyebut masih ada wilayah yang membutuhkan peningkatan akses jalan, sanitasi, serta fasilitas dasar lainnya agar pembangunan dapat dirasakan secara merata.

Ketiga, penguatan sektor UMKM dan ekonomi kerakyatan. Menurutnya, ketahanan ekonomi daerah tidak bisa hanya bergantung pada industri besar, tetapi juga harus ditopang oleh UMKM yang kuat dan mandiri.

Keempat, pengelolaan lingkungan hidup. Sebagai kota industri, tantangan pencemaran dan keberlanjutan lingkungan harus menjadi prioritas agar pembangunan tetap berwawasan lingkungan.

Kelima, peningkatan kualitas layanan publik, termasuk di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan administrasi yang lebih cepat, transparan, dan responsif.

“Kami di DPRD akan terus mendorong pemerintah daerah agar berbagai persoalan ini dapat ditangani secara serius dan berkelanjutan, demi terwujudnya Cilegon yang maju, sejahtera, dan berkeadilan,” pungkasnya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!