SERANG, RUBRIKBANTEN – Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menghadiri tasyakuran Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat Nahdlatul Ulama sekaligus Halalbihalal Pengurus Wilayah Muslimat NU Banten. Kegiatan ini digelar di Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma’mun, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Sabtu (25/4/2026).
Dalam sambutannya, Dimyati menegaskan pentingnya menjadikan momentum Harlah sebagai refleksi sejarah berdirinya Muslimat NU. Ia mengingatkan bahwa gagasan awal organisasi ini muncul pada Muktamar NU ke-13 tahun 1938 di Menes, Kabupaten Pandeglang.
“Ibu-ibu Muslimat NU memiliki toleransi tinggi, semangat dakwah, serta loyalitas kuat terhadap bangsa, negara, dan keluarga,” ujarnya.
Dimyati juga menyoroti peran strategis perempuan, khususnya sebagai pendidik utama dalam keluarga. Ia berharap anggota Muslimat NU terus menjadi pribadi tangguh, terampil, dan tawaduk dalam membimbing generasi penerus.
Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan kedekatan historis Muslimat NU dengan Banten. Menurutnya, wacana keterlibatan perempuan dalam NU pertama kali mengemuka di Menes.
“Harlah ke-80 ini mengusung tema *Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian, dan Meneguhkan Peradaban*. Semoga perjuangan ibu-ibu menjadi ibadah dan mendapat rida,” tuturnya.
Senada, Ketua Pengurus Pusat Muslimat NU yang juga Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi, menyebut Muslimat NU sebagai organisasi perempuan terbesar di dunia dengan anggota lebih dari 32 juta orang.
“Muslimat NU konsisten menjaga Islam rahmatan lil alamin dan menjadi penopang bangsa. Indonesia tidak hanya butuh kecerdasan, tetapi juga doa tulus para ibu,” ungkapnya.
Ketua PW Muslimat NU Banten, Ratu Rachmatuzakiyah, melaporkan bahwa kegiatan ini dihadiri sekitar 3.000 jemaah. Ia juga menyampaikan bahwa rangkaian Harlah telah diisi berbagai aksi sosial, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, program penurunan stunting, kunjungan ke rumah lansia, serta ziarah ke makam Nyai Siti Sarah tokoh inisiator Muslimat NU di Banten.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi suntikan semangat bagi seluruh pengurus untuk terus berkontribusi memajukan umat di Banten,” pungkasnya.















