LEBAK, RUBRIKBANTEN — Seorang bocah laki-laki dilaporkan terseret arus ombak di Pantai Karang Seke, Desa Muara Binuangeun, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten, Jumat (6/3/2026). Hingga operasi pencarian hari pertama (H+1), korban masih belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
Korban diketahui berinisial A (7), warga Kampung Harapan 02, Desa Muara Binuangeun, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak. Peristiwa nahas tersebut terjadi di kawasan Pantai Karang Seke dengan titik koordinat 6°49’42.9″S 105°53’35.8″E.
Menindaklanjuti laporan kejadian tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten melalui Unit Siaga SAR Lebak langsung mengerahkan tim rescue menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya pencarian.
Proses pencarian pada hari pertama dilakukan dengan metode penyisiran darat di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik korban terseret arus ombak.
Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi tersebut terdiri dari empat personel Unit Siaga SAR Lebak, lima personel Pos TNI AL Binuangeun, serta dibantu oleh masyarakat setempat yang ikut melakukan pencarian di sekitar pantai.
Namun hingga pukul 22.45 WIB, pencarian pada hari pertama belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan kemudian melakukan debriefing serta evaluasi operasi dengan hasil sementara nihil.
Operasi pencarian terhadap korban rencananya akan kembali dilanjutkan pada Sabtu (7/3/2026) mulai pukul 07.00 WIB dengan memperluas area pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Selama proses pencarian berlangsung, kondisi cuaca di wilayah tersebut dilaporkan dalam keadaan berawan. Tim SAR gabungan akan terus berupaya maksimal hingga korban berhasil ditemukan.















