Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahEkonomiKabupaten SerangKementerianNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosialUMKMWisata

Dua Bupati Hidupkan Anyer–Panarukan, Ekonomi dan Investasi Digenjot

147
×

Dua Bupati Hidupkan Anyer–Panarukan, Ekonomi dan Investasi Digenjot

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN — Kolaborasi besar lintas daerah siap mengguncang Pulau Jawa. Bupati Situbondo, Provinsi Jawa Timur, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, mengunjungi Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah di Pendopo Bupati Serang, Jalan Veteran Nomor 1 Kota Baru, Kota Serang, Senin sore (9/2/2026).

Pertemuan tersebut membahas rencana strategis Program Festival Anyer–Panarukan, sebuah agenda kolosal yang akan digelar tahun ini untuk menghidupkan kembali jejak sejarah sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

Banner

Bupati Yusuf menjelaskan, gagasan Festival Anyer–Panarukan bermula dari obrolan panjang bersama Gubernur Banten Andra Soni, Bupati Serang, serta sejumlah menteri termasuk Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto.

“Obrolan panjang itu semuanya menyambut baik,” ujarnya kepada wartawan.

Menurut Yusuf, Anyer–Panarukan bukan sekadar nama, melainkan artefak sejarah besar yang memiliki dampak luar biasa bagi perkembangan Pulau Jawa.

“Anyer–Panarukan itu artefak sejarah yang harus dihidupkan. Jalan Raya Pos itulah yang menjadi salah satu faktor pertumbuhan ekonomi Pulau Jawa begitu dahsyat,” tandasnya.

Ia menegaskan, festival ini dirancang bukan hanya sebagai acara seremonial, melainkan program jangka panjang yang diharapkan mampu memunculkan kunjungan wisata, investasi, serta efek berantai bagi masyarakat.

Baca juga:  Perkuat Benteng Keuangan Nasional, OJK dan Kemenkumham Resmi Integrasikan Data Demi Lawan Korupsi dan Pencucian Uang

“Terutama untuk mengentaskan kemiskinan, UMKM berjalan, dan segala hal lainnya. Ini baru pertemuan pertama, nanti ada follow up action,” katanya.

Festival tersebut direncanakan akan diisi dengan beragam kegiatan kreatif, mulai dari olahraga seperti fun run hingga agenda religi seperti pengajian. Bahkan muncul ide pertukaran santri antar daerah mengingat Situbondo dan Serang sama-sama dikenal sebagai basis pesantren.

“Kami juga bicara barter komoditas. Situbondo surplus gula, mungkin di sini ada komoditas lain yang bisa ditukar. Kita harus kreatif sesuai asta cita nomor dua tentang membangun ekonomi kreatif,” terangnya.

Bupati Yusuf memastikan festival akan digelar pada Agustus mendatang bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Situbondo, serta dilanjutkan pada Oktober saat Hari Jadi Kabupaten Serang.

“Festival Anyer–Panarukan ini bukan event, ini program bertahun-tahun. Setiap tahun nanti akan ada Anyer–Panarukan,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Bupati Situbondo beserta jajaran.

“Saya secara pribadi dan pemerintah daerah menyambut baik kegiatan ini, apalagi dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah kami,” ujarnya.

Baca juga:  Gempur Hoaks dari Bumi Pramuka, Kwarcab Cilegon Gandeng FORWARD Cetak Jurnalis Muda Tangguh dan Beretika

Ratu Zakiyah menambahkan, langkah awal yang akan dilakukan adalah koordinasi intensif dan konsolidasi antar kedua kabupaten, mengingat kegiatan festival akan berlangsung di Serang maupun Situbondo.

“Kami akan melakukan koordinasi secara intens, karena nanti kegiatan ada di dua kabupaten,” tuturnya.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, Asda I Syamsuddin, Asda II Febriyanto, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Serang.

Festival Anyer–Panarukan pun digadang-gadang menjadi program monumental yang bukan hanya membangkitkan sejarah, tetapi juga membuka jalan baru menuju pertumbuhan ekonomi, investasi, dan kesejahteraan masyarakat di dua ujung Pulau Jawa.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!