Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahKementerianKota SerangNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Wagub Banten Gas Pol Regenerasi ASN, Birokrasi Lama Diganti Pola Baru

101
×

Wagub Banten Gas Pol Regenerasi ASN, Birokrasi Lama Diganti Pola Baru

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan bahwa regenerasi dan reposisi jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten merupakan bagian dari penerapan manajemen talenta dalam pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Penegasan itu disampaikan Dimyati saat menghadiri pelantikan sepuluh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) oleh Gubernur Banten Andra Soni di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Senin (26/1/2026).

Banner

Dimyati menekankan, para pejabat yang baru dilantik harus langsung tancap gas dan menghadirkan perubahan nyata dalam tata kelola birokrasi. Menurutnya, perubahan pola pikir dan cara kerja menjadi kunci utama untuk mendorong kinerja pemerintahan yang lebih efektif dan adaptif.

“Mereka harus segera berakselerasi. Harus ada perubahan paradigma dari pola lama ke pola baru. Kinerja hari ini harus lebih baik dari sebelumnya,” tegas Dimyati.

Ia optimistis, penataan jabatan berbasis manajemen talenta akan membawa perbaikan kinerja perangkat daerah secara bertahap namun berkelanjutan. Regenerasi dan reposisi jabatan dinilai sebagai langkah strategis untuk membangun birokrasi yang profesional dan berorientasi hasil.

Baca juga:  BLT Digelontorkan Besar-besaran, Gus Ipul dan Seskab Teddy Pastikan Bantuan Tepat Sasaran hingga Korban Bencana Sumatera

“Saya yakin hasilnya akan lebih baik. Perbaikan dilakukan secara bertahap melalui proses regenerasi dan reposisi ini,” tambahnya.

Dimyati juga menegaskan bahwa manajemen talenta menjadi fondasi penting agar penempatan jabatan dilakukan secara objektif dan profesional. Penilaian ASN didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, rekam jejak, serta capaian kinerja.

Senada dengan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menyatakan bahwa pelantikan JPT Pratama merupakan bagian dari penataan birokrasi yang terus berjalan. Ia berharap para pejabat segera beradaptasi dengan tanggung jawab baru sebagai bentuk menjaga kepercayaan pimpinan.

“Kepercayaan adalah penghargaan tertinggi dalam organisasi. Amanah ini harus dijaga dengan kinerja yang optimal,” ujar Deden.

Deden memastikan, kebijakan mutasi, rotasi, dan promosi jabatan di Pemprov Banten murni berbasis sistem manajemen talenta tanpa intervensi. Proses tersebut kini didukung aplikasi khusus yang menyaring data ASN secara objektif melalui NIP.

“Indikatornya jelas, mulai dari kepangkatan, masa kerja, hingga rekam jejak kinerja. Semua tersaring oleh sistem agar penempatan jabatan transparan dan sesuai kebutuhan organisasi,” pungkasnya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!