Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahEkonomiKementerianKota CilegonNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

DPRD Cilegon Desak Pemprov Banten Evaluasi Tambang Usai Banjir Lumpur

241
×

DPRD Cilegon Desak Pemprov Banten Evaluasi Tambang Usai Banjir Lumpur

Sebarkan artikel ini

CILEGON, RUBRIKBANTEN — Ketua DPRD Kota Cilegon, Rizki Khairul Ichwan, secara tegas meminta Pemerintah Provinsi Banten segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas pertambangan yang diduga kuat berkontribusi terhadap banjir lumpur yang melanda sejumlah wilayah di Kota Cilegon.

Rizki menyoroti kondisi banjir yang tidak hanya berupa genangan air, tetapi juga bercampur lumpur, sehingga memperparah dampak yang dirasakan masyarakat. Menurutnya, hal tersebut menjadi indikator kuat adanya persoalan lingkungan yang perlu ditangani serius.

Banner

“Banjir kemarin itu lumpur semua. Ini tidak bisa dianggap biasa. Harus segera dievaluasi, termasuk soal tambang,” tegas Rizki.

Ia menjelaskan, meski berdasarkan analisa BMKG banjir dipicu oleh curah hujan tinggi yang bertepatan dengan fase purnama dan pasang air laut, namun faktor lingkungan di hulu, termasuk aktivitas pertambangan, tidak bisa diabaikan.

Rizki menegaskan, kewenangan pengawasan dan evaluasi pertambangan berada di Pemerintah Provinsi Banten, sehingga pihaknya mendorong adanya langkah konkret dari pemprov agar persoalan banjir yang berdampak langsung ke Kota Cilegon bisa ditangani secara menyeluruh.

Baca juga:  Gubernur Banten Andra Soni Resmikan RSUD Labuan, Diberi Nama RSUD H. Muhammad Irsjad Djuwaeli

“Kami mendorong agar ini dibahas bersama dan dievaluasi oleh Pemprov Banten, karena kewenangannya ada di provinsi. Dampaknya langsung ke Cilegon, jadi harus ditangani serius,” ujarnya.

Ia berharap, evaluasi tersebut dapat menghasilkan kebijakan tegas guna mencegah banjir serupa terulang di masa mendatang dan memastikan aktivitas pertambangan tidak merusak sistem lingkungan serta tata kelola air.

“Ini harus segera dievaluasi agar ke depan tidak terjadi lagi. Jangan sampai masyarakat terus jadi korban,” pungkasnya.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!