Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahEkonomiKementerianKota SerangNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Wagub Banten Dimyati Ingatkan Generasi Muda Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Punya Moral dan Mental Pengusaha

71
×

Wagub Banten Dimyati Ingatkan Generasi Muda Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Punya Moral dan Mental Pengusaha

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, RUBRIKBANTEN – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengingatkan generasi muda agar tidak hanya mengandalkan kecerdasan akademik dalam menghadapi persaingan global. Anak muda juga dituntut memiliki moralitas, budi pekerti, kemampuan mengelola keuangan, serta mental kewirausahaan yang tangguh.

Pesan tersebut disampaikan Dimyati saat menghadiri Seminar Nasional bertajuk “Navigasi Ekonomi Masa Depan: Penguatan Literasi Finansial dan Strategi Bisnis Global bagi Anak Muda” di Kemala Ballroom Universitas Esa Unggul, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Banner

Menurut Dimyati, generasi muda merupakan aset penting dalam menentukan arah pembangunan bangsa. Karena itu, potensi yang dimiliki anak muda harus terus dijaga, diarahkan, dan didukung agar mampu berkembang menjadi generasi unggul.

“Anak-anak muda kita ini sangat proaktif. Mereka adalah sosok yang memiliki moral, budi pekerti, dan dedikasi luar biasa. Oleh karena itu, mereka harus diarahkan dan diayomi agar kelak menjadi tokoh-tokoh hebat di masa depan,” ujar Dimyati.

Ia menegaskan, tantangan ekonomi masa depan membutuhkan generasi yang tidak hanya memiliki keberanian membangun usaha, tetapi juga memahami pengelolaan keuangan dan strategi bisnis secara matang.

Baca juga:  Wakapolda Banten Minta Orang Tua Awasi Konten Ponsel Anak

Literasi finansial, kata dia, menjadi salah satu bekal penting agar anak muda tidak salah mengambil keputusan ekonomi, terutama ketika menghadapi dinamika persaingan bisnis global.

Dimyati menjelaskan, membangun usaha membutuhkan perencanaan, pelaksanaan, serta pengawasan yang terukur. Tanpa fondasi manajemen yang kuat, sebuah usaha berpotensi menghadapi berbagai persoalan.

“Segala persiapan harus betul-betul berjalan sesuai dengan koridor yang ada, sehingga fondasi usahanya sehat dan kuat. Ke depannya, anak-anak muda ini akan menjadi wirausahawan (entrepreneur) yang tangguh,” katanya.

Selain kemampuan finansial, Dimyati juga menekankan pentingnya karakter yang adaptif, produktif, dan responsif terhadap perkembangan zaman.

Ia mendorong mahasiswa untuk mulai membangun kapasitas diri sejak dini, memperluas jaringan pertemanan, serta mencari pembimbing yang mampu memberikan arahan dalam mengembangkan potensi.

“Agar sukses, jangan pernah mengecewakan teman dan orang tua. Bangunlah jejaring yang luas dan carilah mentor atau pembimbing yang tepat,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Esa Unggul, Azriel Al Ghofachri, mengatakan seminar nasional tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami tantangan ekonomi sekaligus peluang bisnis masa depan.

Baca juga:  3,1 Juta Kendaraan Serbu Tol Tangerang–Merak: Lalu Lintas Ramai Lancar, Astra Infra Ajak Pemudik Mudik Cerdas

Menurutnya, mahasiswa perlu dibekali wawasan yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan perkembangan kebijakan ekonomi.

“Seminar ini membahas secara mendalam tentang literasi keuangan, strategi bisnis, serta kebijakan publik dengan menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi, pengamat, hingga pembuat kebijakan. Kegiatan ini diikuti oleh 175 mahasiswa,” ungkap Azriel.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan semakin memahami pentingnya kesiapan finansial, kemampuan membaca peluang usaha, serta penguatan karakter sebagai bekal menghadapi persaingan ekonomi global.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!