SERANG, RUBRIKBANTEN – Program transportasi publik Trans Banten Koridor 3 yang melayani rute Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten Ciceri–Terminal Pakupatan–Kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Sindangsari terus menunjukkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sejak diluncurkan Gubernur Banten Andra Soni bersama Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah pada peringatan HUT ke-25 Provinsi Banten, 4 Oktober 2025, layanan tersebut telah melayani sebanyak 187.783 penumpang secara gratis hingga Agustus 2026.
Trans Banten Koridor 3 beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB dan menjadi pilihan utama masyarakat untuk menunjang mobilitas, terutama bagi kalangan pelajar dan mahasiswa.
Salah satu pengguna layanan, Cut Mutia Rahma (20), mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Untirta, mengaku kehadiran Trans Banten sangat membantu aktivitasnya menuju kampus. Menurutnya, halte yang mudah dijangkau serta layanan gratis membuat biaya transportasi dapat ditekan.
“Layanan ini sangat membantu mahasiswa. Selain memudahkan mobilitas, kami juga bisa menghemat pengeluaran transportasi setiap hari,” ujarnya.
Manfaat serupa juga dirasakan oleh masyarakat umum. Sopir Trans Banten Koridor 3, Agus Suryono (48), mengatakan bus tersebut melayani berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, pegawai pemerintah hingga pegawai RSUD Banten.
Menurut Agus, pada masa aktif perkuliahan, bus yang melayani rute Terminal Pakupatan menuju Untirta hampir selalu dipenuhi penumpang. Dalam satu perjalanan, jumlah pengguna dapat mencapai sekitar 60 orang sehingga sebagian penumpang harus berdiri.
“Kalau hari kuliah, bus selalu ramai. Bahkan pada akhir pekan banyak masyarakat yang memanfaatkan Trans Banten untuk berkeliling bersama keluarga,” katanya saat ditemui di Terminal Pakupatan, Sabtu (1/8/2026).
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan kehadiran Trans Banten merupakan bagian dari upaya pemerintah menyediakan layanan transportasi publik yang bermanfaat dan mudah diakses masyarakat.
Selain menghubungkan kawasan pendidikan, rute Koridor 3 juga melintasi sejumlah fasilitas pelayanan publik strategis, di antaranya Polda Banten, BNN Provinsi Banten, KPU Provinsi Banten, BPBD Provinsi Banten, Laboratorium Kesehatan Daerah Banten, RSUD Banten, Untirta, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Universitas Banten Jaya (Unbaja), Poltekkes Kemenkes Banten, hingga Universitas Bina Bangsa (Uniba).
Andra Soni berharap keberadaan Trans Banten dapat terus berkembang sekaligus membangun budaya baru penggunaan transportasi massal yang modern dan ramah lingkungan. Selain itu, layanan ini juga mendorong masyarakat untuk terbiasa menggunakan sistem pembayaran non-tunai melalui kartu uang elektronik.
“Banyak sekali area publik yang dilalui. Semoga Trans Banten terus tumbuh dan berkembang serta semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Andra.















