Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahKabupaten SerangKementerianNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

Najib Hamas: Guru Harus Turunkan Ego Hadapi Generasi Alpha

163
×

Najib Hamas: Guru Harus Turunkan Ego Hadapi Generasi Alpha

Sebarkan artikel ini

SERANG, RUBRIKBANTEN — Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas menegaskan pentingnya penguatan pola komunikasi guru dalam proses pembelajaran bagi generasi alpha, yakni anak-anak yang lahir sejak 2010 hingga sekitar 2024. Menurutnya, pemahaman karakter peserta didik menjadi kunci utama keberhasilan pendidikan di era digital.

“Generasi alpha sangat akrab dengan dunia digital. Mereka terbiasa dengan hal-hal instan dan memiliki kepedulian tinggi terhadap konten digital. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pendidik,” ujar Najib Hamas.

Banner

Hal tersebut disampaikan Najib Hamas usai menjadi keynote speaker dalam Seminar Pendidikan bagi Guru Bimbingan Konseling (BK) SD dan SMP yang digelar Nurul Fikri Boarding School di Aula Tb. Suwandi, Sabtu, 17 Januari 2026.

Najib menekankan, guru harus mampu mengintegrasikan teknologi secara bijak dalam pembelajaran. Selain itu, peningkatan kapasitas guru dalam membangun narasi dan konteks pembelajaran yang mudah dipahami menjadi keharusan agar komunikasi dengan generasi alpha berjalan efektif.

“Guru juga harus mulai menurunkan egonya. Sekarang pendidik perlu berposisi sebagai pendamping, bukan sekadar pengajar. Dengan begitu, komunikasi dengan anak didik bisa lebih akrab dan persuasif,” tegasnya.

Baca juga:  Rekomendasi Ombudsman, Pemprov Banten Komitmen Tingkatkan  Kinerja dan Pelayanan 

Ia menambahkan, generasi alpha umumnya telah dibekali pengetahuan luas melalui dunia digital dan terhubung dengan informasi global. Karena itu, kurikulum yang diamanatkan melalui Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan harus disampaikan dengan pendekatan komunikasi yang tepat agar mudah diterima oleh peserta didik.

Sementara itu, Manager Humas Pondok Pesantren Nurul Fikri Boarding School Serang, Hari Untung Maulana, berharap seminar tersebut dapat membekali para guru BK dalam mendampingi anak-anak generasi alpha agar kembali ke nilai-nilai dasar kehidupan sosial.

“Kembali ke akar itu artinya anak-anak tidak hanya hidup di dunia gadget. Mereka diharapkan mau berinteraksi dengan keluarga, tetangga, dan lingkungan sekitar, bukan hanya berteman lewat HP,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui materi yang disampaikan para narasumber, diharapkan guru mampu mengarahkan anak-anak untuk kembali membangun relasi sosial yang sehat, dekat dengan orang tua, dan aktif bermain serta bersosialisasi dengan teman sebayanya di lingkungan nyata.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!