Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BeritaDaerahEkonomiKementerianKota TangerangNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosial

IAS Buka Posko Gabungan Nasional untuk Hadapi Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

114
×

IAS Buka Posko Gabungan Nasional untuk Hadapi Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini

TANGERANG, RUBRIKBANTEN – Dalam rangka menyambut periode mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M, InJourney Aviation Services (IAS) sebagai subholding dari PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney secara resmi membuka Posko Gabungan Nasional (POSGABNAS) IAS Group.

Posko ini menjadi pusat koordinasi operasional IAS Group untuk memastikan pelayanan penerbangan selama periode Lebaran berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa bandara.

Banner

POSGABNAS IAS Group dibuka di Grand Anara Airport Hotel, Terminal 3 Domestik Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (12/3), oleh Direktur Utama IAS Budi Setyawan Wijaya. Acara tersebut turut dihadiri Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko InJourney Yudi Rizkyardi Darun, Kepala Otoritas Bandara Kementerian Perhubungan Putu Eka Cahyadi, Direktur Operasi Angkasa Pura Indonesia Agus Haryadi, serta jajaran direksi dari Garuda Indonesia, Citilink, dan Pelita Air.

POSGABNAS akan beroperasi mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026 dan dilaksanakan serentak di seluruh regional operasional IAS Group, yaitu:

1. Regional I di Bandara Internasional Kualanamu

2. Regional II di Bandara Internasional Soekarno-Hatta

3. Regional III di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai

4. Regional IV di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin

Pembentukan posko ini bertujuan memperkuat sinergi dan koordinasi antar entitas IAS Group, sekaligus memastikan pelayanan operasional kepada maskapai dan penumpang tetap optimal selama periode puncak mobilitas masyarakat saat mudik dan arus balik Idulfitri.

Baca juga:  Andra Soni Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Kreo Tangerang, Warga: “Semoga Berkah”

Melalui POSGABNAS, IAS melakukan pemantauan operasional secara real time di berbagai bandara yang dikelola. Sistem tersebut memungkinkan monitoring terhadap pergerakan penerbangan, pelayanan penumpang, penanganan bagasi, hingga operasional kargo.

Pemantauan ini didukung berbagai sistem digital terintegrasi seperti Manajemen Operasi Traffic (MOT), Cargo Integrated System (CIS), Gapura Integrated System (GIS), serta Baggage Delivery Time (BDT).

Selain sebagai pusat pemantauan operasional, POSGABNAS juga berfungsi sebagai pusat komunikasi dan crisis center, sehingga koordinasi antar pemangku kepentingan dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi kondisi darurat atau situasi yang memerlukan penanganan terpadu.

Direktur Operasi IAS Danny Thaharsyah mengatakan pihaknya terus berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pengguna jasa penerbangan.

“Fokus kami tidak hanya pada kesiapan fasilitas dan operasional bandara, tetapi juga bagaimana memberikan pengalaman pelayanan terbaik kepada pelanggan, mulai dari kebersihan, kenyamanan hingga kualitas layanan,” ujarnya.

Sejalan dengan komitmen tersebut, IAS juga terus melakukan peningkatan kualitas pelayanan melalui perbaikan fasilitas, penyempurnaan proses operasional, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di bandara.

Baca juga:  Ojol Cilegon Tegas! Tolak Anarkisme, Fokus Doakan Bang Affan Sang Pahlawan Demokrasi

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko InJourney Yudhi Rizkiyardie Darun menyebutkan pihaknya memastikan kesiapan operasional bandara dilakukan secara menyeluruh melalui penguatan koordinasi posko, kesiapan fasilitas, optimalisasi personel, pengaturan jam operasional, hingga penegakan prosedur layanan.

Menurutnya, momentum Ramadan dan Lebaran tidak hanya terkait mobilitas mudik, tetapi juga menjadi pendorong utama pergerakan wisata domestik.

Di sektor hospitality, InJourney memproyeksikan tingkat okupansi hotel dalam ekosistemnya mencapai sekitar 63 persen, atau meningkat sekitar 10 persen dibandingkan periode sebelumnya. Sementara itu, kunjungan ke destinasi wisata yang dikelola InJourney diperkirakan meningkat sekitar 15 persen selama libur Lebaran.

Sejumlah destinasi yang diproyeksikan mengalami peningkatan kunjungan antara lain Candi Prambanan, Candi Borobudur, Kawasan Mandalika, Nusa Dua, Golomori, Sarinah, serta Taman Mini Indonesia Indah.

“Diperkirakan akan terjadi lonjakan pengunjung karena libur Idulfitri tahun ini berbarengan dengan kebijakan pemerintah yang memberlakukan sistem kerja Work From Anywhere, sehingga masyarakat dapat bekerja dari berbagai lokasi,” kata Yudhi.

Secara keseluruhan, InJourney memprediksi kunjungan wisata meningkat sekitar 15 persen dibandingkan periode Lebaran tahun lalu.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!