CILEGON, RUBRIKBANTEN – Polemik dan dinamika politik yang berkembang di tubuh Karang Taruna Kota Cilegon akhirnya mendapat tanggapan terbuka dari Ketua HMI Cabang Cilegon, TB Rizki Andika.
Menurut Rizki, dinamika yang terjadi merupakan bagian dari proses demokrasi dan pendewasaan organisasi kepemudaan. Namun ia mengingatkan bahwa Karang Taruna sebagai wadah pembinaan generasi muda harus tetap berorientasi pada visi besar pembangunan daerah dan kepentingan masyarakat luas.
“Di tengah polemik yang berkembang, saya pribadi menilai sosok Ahmad Aflahul Azis sebagai pemuda yang visioner dan inovatif. Beliau memiliki kapasitas, integritas, serta gagasan progresif untuk membawa Karang Taruna Kota Cilegon menjadi organisasi yang adaptif dan solutif,” ujar Rizki.
Ia menyampaikan keyakinannya bahwa Ahmad Aflahul Azis layak dan mampu menahkodai Karang Taruna Kota Cilegon ke arah yang lebih baik. Menurutnya, dengan kepemimpinan yang inklusif dan kolaboratif, Karang Taruna dapat bersinergi secara konstruktif bersama Pemerintah Kota Cilegon dalam mendorong pembangunan daerah.
“Sinergi antara pemuda dan pemerintah daerah adalah kunci untuk mewujudkan cita-cita besar pembangunan Kota Cilegon sebagaimana yang telah dirintis para tokoh terdahulu,” tambahnya.
Rizki juga menegaskan bahwa momentum ini seharusnya menjadi ajang konsolidasi dan penguatan peran pemuda, bukan ruang perpecahan. Ia berharap seluruh elemen kepemudaan tetap menjaga kondusivitas dan mengedepankan musyawarah demi kemajuan bersama.
Sebagai organisasi kader yang konsisten mencetak pemimpin masa depan, Himpunan Mahasiswa Islam melalui Cabang Cilegon berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya figur-figur muda yang berintegritas, berdaya saing, serta memiliki semangat pengabdian bagi daerah.
Rilis ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kontribusi pemikiran terhadap dinamika kepemudaan di Kota Cilegon.















