SERANG, RUBRIKBANTEN – Tokoh pendiri Provinsi Banten, Haji Udin Saparudin, menyampaikan daftar ulama dan pejuang asal Banten yang dinilai memiliki jasa besar dalam perjuangan melawan penjajahan serta penyebaran Islam di Nusantara. Menurutnya, sejumlah tokoh tersebut layak memperoleh pengakuan sebagai Pahlawan Nasional melalui kajian akademik yang komprehensif.
Haji Udin menyebut, sejarah Banten menyimpan banyak sosok besar yang berperan penting dalam perjuangan bangsa. Di antaranya Sultan Maulana Abdul Mafakhir, Syekh Nawawi Al-Bantani, KH Wasyid, Syekh KH Mas Abdurrahman Az-Zanaki (pendiri Mathla’ul Anwar), Syekh KH Arsyad Thawil, Syekh Bukit KH Ali Cibeber, KH Tubagus Ahmad Chatib Waseh, Pangeran Purbaya, Pangeran Tubagus Buang, Kiai Taffa, hingga pejuang perempuan Nyi Ratu Mas Gamparan.
Menurut Haji Udin, para tokoh tersebut memiliki rekam jejak perjuangan yang kuat, baik dalam melawan kolonialisme Belanda maupun dalam membangun peradaban Islam di Banten dan Nusantara.
Ia juga menilai proses pengusulan gelar Pahlawan Nasional harus didukung dengan naskah akademik yang disusun secara ilmiah agar memenuhi persyaratan pemerintah.
“Kami menyerahkan penyusunan kajian akademik kepada Prof. Dr. H. Mufti Ali, Ph.D. Beliau merupakan sejarawan yang memiliki kapasitas dan pengalaman dalam mengkaji sejarah Banten, termasuk keberhasilannya mengawal lahirnya sejumlah Pahlawan Nasional asal Banten,” ujar Haji Udin Saparudin.
Haji Udin berharap pemerintah daerah, akademisi, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat Banten dapat bersinergi untuk mengangkat kembali jasa para ulama dan pejuang yang telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa Indonesia.
Menurutnya, penghargaan terhadap para tokoh tersebut bukan hanya menjadi bentuk penghormatan atas perjuangan mereka, tetapi juga sebagai upaya memperkuat identitas sejarah dan kebanggaan masyarakat Banten terhadap warisan perjuangan para pendahulu.















