TANGSEL, RUBRIKBANTEN – Gubernur Banten Andra Soni ikut memeriahkan pertandingan persahabatan badminton yang digelar BangBro Badminton Triple (B3T) di Hall Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya International Badminton Center, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (31/1/2026). Laga ini berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah tokoh nasional, mulai dari mantan menteri hingga pengamat politik.
Dalam pertandingan tersebut, Gubernur Andra Soni berpasangan dengan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten Ahmad Syaukani serta Lutfi Hasan. Mereka menantang Ketua Umum BangBro Bambang Brodjonegoro, legenda bulu tangkis Indonesia Candra Wijaya, dan pengamat politik Hendri Satrio.
Pertandingan berlangsung ketat namun penuh keakraban. Tim Gubernur Andra Soni tampil solid dan akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 2–0, masing-masing 30–25 dan 22–30.
BangBro Badminton Triple (B3T) sendiri diinisiasi oleh Bambang Brodjonegoro, mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas periode 2016–2019 dan Menteri Keuangan periode 2014–2016 pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Komunitas ini diisi oleh berbagai tokoh lintas profesi, seperti mantan Duta Besar RI untuk Rusia Wahid Supriyadi, mantan Kepala LIPI Bambang Subyanto, Komisaris PT Telkom Rama Pratama, hingga pengamat politik Hendri Satrio.
Gubernur Andra Soni mengaku merasa terhormat dapat diundang dan bermain bersama para tokoh nasional tersebut. Ia berharap momentum ini menjadi titik awal untuk kembali menjalani rutinitas olahraga secara konsisten.
“Dulu saya sering olahraga, tapi sekarang karena kesibukan jadi jarang. Mudah-mudahan ke depan minimal seminggu sekali bisa kembali rutin berolahraga,” ujar Andra Soni.
Ia menegaskan bahwa olahraga memiliki dampak besar terhadap kebugaran tubuh. Menurutnya, tubuh akan terasa lebih segar dan kuat jika rutin berolahraga, sebaliknya akan mudah lemah jika jarang bergerak.
Pada kesempatan itu, Andra Soni juga mengajak tim B3T untuk kembali bertanding di Banten. “Nanti gantian kami yang mengundang. Kita main di Serang,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum B3T Bambang Brodjonegoro menjelaskan bahwa komunitas B3T dibentuk sebagai wadah olahraga yang inklusif, murah, dan tidak terlalu serius, sehingga bisa dinikmati semua kalangan.
“B3T ini kami harapkan menjadi tempat menyalurkan hobi badminton bagi masyarakat yang tidak berada di jalur profesional, tapi tetap ingin berolahraga dan bersenang-senang,” ujarnya.
Bambang juga berharap Hall Candra Wijaya International Badminton Center dapat menjadi aset strategis dalam pembinaan atlet bulu tangkis di Provinsi Banten ke depan.















