SERANG, RUBRIKBANTEN – PT PLN (Persero) menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Work From Home (WFH) yang diterapkan pemerintah dengan memastikan keandalan pasokan listrik serta menghadirkan kemudahan layanan melalui aplikasi PLN Mobile.
Seiring meningkatnya aktivitas bekerja dari rumah, penggunaan perangkat elektronik seperti laptop, pendingin ruangan, hingga perangkat pendukung lainnya juga mengalami peningkatan signifikan. Kondisi ini berdampak langsung pada kebutuhan daya listrik masyarakat.
Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menjelaskan bahwa tren WFH mendorong lonjakan konsumsi listrik di sektor rumah tangga.
“Penggunaan perangkat elektronik saat bekerja dari rumah lebih intens dan berlangsung lebih lama, sehingga kebutuhan daya listrik ikut meningkat. Pelanggan dapat menyesuaikan kebutuhan tersebut melalui layanan tambah daya yang tersedia di PLN Mobile secara praktis,” ujarnya.
Ia menambahkan, PLN Mobile menjadi solusi terpadu bagi pelanggan dalam mengakses berbagai layanan kelistrikan hanya dalam satu aplikasi. Layanan tersebut meliputi tambah daya, pembayaran tagihan listrik, pembelian token, pengajuan pasang baru, hingga pencatatan meter mandiri.
Untuk mengajukan tambah daya, pelanggan cukup membuka aplikasi PLN Mobile, memilih menu “Ubah Daya dan Migrasi”, memasukkan ID pelanggan atau nomor meter, melengkapi data, serta melanjutkan proses hingga tahap pembayaran. Seluruh proses dapat dipantau secara langsung melalui aplikasi.
Tak hanya itu, PLN juga menyediakan fitur pengaduan bagi pelanggan yang mengalami kendala kelistrikan. Pengguna cukup membuka menu “Pengaduan”, melengkapi detail laporan seperti foto dan deskripsi, serta menentukan waktu kedatangan petugas.
“Dalam satu aplikasi, pelanggan dapat mengelola kebutuhan listriknya dengan lebih mudah dan praktis sesuai dengan aktivitas sehari-hari,” tutup Gregorius.















