CILEGON, RUBRIKBANTEN – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kota Cilegon menggelar Forum Perangkat Daerah Tahun 2026 pada Jumat (13/3/2026). Kegiatan tersebut bertujuan menyelaraskan program kerja digitalisasi dengan arah kebijakan pembangunan Kota Cilegon ke depan.
Kepala Diskominfo Kota Cilegon, Agus Zulkarnain, mengatakan forum tersebut merupakan salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah, khususnya dalam penyusunan rencana kerja perangkat daerah agar selaras dengan arah kebijakan pembangunan yang tertuang dalam dokumen perencanaan pembangunan Kota Cilegon.
“Melalui forum ini kita bersama-sama melakukan sinkronisasi dan harmonisasi antara program serta kegiatan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah, serta usulan dari perangkat daerah lainnya,” katanya.
Agus menjelaskan, terdapat tiga pilar utama yang menjadi prioritas Diskominfo dalam mendukung transformasi digital pemerintahan di Kota Cilegon.
Pertama, penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dengan mendorong sistem pemerintahan yang terintegrasi guna mempercepat birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik kepada masyarakat.
Kedua, implementasi kebijakan Satu Data di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon. Kebijakan ini bertujuan memastikan data sektoral di setiap perangkat daerah dikelola secara terpadu, akurat, dan mutakhir sehingga dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan yang tepat.
Ketiga, penguatan keamanan informasi dan persandian. Langkah ini dinilai penting untuk melindungi sistem pemerintahan dan data pemerintah daerah dari berbagai potensi ancaman siber.
Dengan tata kelola keamanan informasi yang semakin baik, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital pemerintah dapat terus meningkat.
“Di era transformasi digital, peran komunikasi dan informatika sangat strategis. Kita dituntut menghadirkan pelayanan publik yang efektif, efisien, dan transparan melalui pemanfaatan teknologi,” ujar Agus.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi, terutama dalam pengelolaan data sektoral serta peningkatan literasi digital masyarakat.
“Kami berharap forum ini menghasilkan rumusan program yang berkualitas dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, demi terwujudnya pembangunan Kota Cilegon yang semakin maju,” pungkasnya.















