CILEGON, RUBRIKBANTEN – Sebuah rumah tinggal permanen di Lingkungan Seneja, RT 03/RW 01, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, hangus dilalap si jago merah pada Jumat (17/7/2026) siang. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang berasal dari ruang tengah rumah.
Berdasarkan laporan akhir Satuan Tugas Operasi Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon, peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan warga bernama Aris sekitar pukul 14.20 WIB. Sementara kebakaran diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di rumah milik Sobari.
Petugas Damkar bergerak cepat menuju lokasi dengan waktu respons sekitar empat menit sejak laporan diterima. Sebanyak tiga unit mobil pemadam dari Mako Damkar, Pos Citangkil, dan Pos Purwakarta diterjunkan untuk mengendalikan kobaran api.
Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 15.10 WIB dengan menghabiskan sekitar 9.000 liter air dari hidran.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Cilegon, Agus Ubaidillah, menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, satu unit rumah permanen beserta seluruh isinya ludes terbakar.
“Diduga sumber api berasal dari korsleting listrik pada bangunan ruang tengah. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Agus.
Akibat kebakaran tersebut, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp150 juta.
Dalam operasi pemadaman, DPKP Kota Cilegon mengerahkan 15 personel yang terdiri atas Plt Kasi Operasi Pengelolaan Kebakaran, satu komandan pleton, tujuh personel dari Mako Damkar, tiga personel Pos Citangkil, dan tiga personel Pos Purwakarta. Penanganan juga melibatkan koordinasi dengan Polsek Cibeber dan Koramil Cilegon.
Pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mencegah terjadinya korsleting yang berpotensi memicu kebakaran, terutama pada bangunan yang menggunakan instalasi listrik berusia tua atau mengalami kelebihan beban.















