SERANG, RUBRIKBANTEN – Alumni IAIN “SGD” Serang angkatan 1990, M. Ubaidillah, dikenal sebagai sosok akademisi sekaligus advokat yang aktif mengabdikan diri di dunia pendidikan dan pelayanan hukum masyarakat. Meski mengaku bukan berasal dari kalangan politisi ataupun tokoh besar, perjalanan hidupnya diwarnai dedikasi panjang dalam dunia pendidikan dan hukum.
Usai menyelesaikan pendidikan pada tahun 1990 di jurusan Peradilan Agama, M. Ubaidillah mulai terlibat di lingkungan akademisi. Ia mengajar di sejumlah perguruan tinggi serta aktif mengelola lembaga pendidikan mulai dari tingkat TK hingga SMK.
“Bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa. Saya bukan politisi, tetapi setelah lulus tahun 1990 saya dilibatkan di akademisi dan mengajar di beberapa perguruan tinggi,” ujarnya.
Selain berkecimpung di dunia pendidikan, Ubaidillah juga memilih jalur advokasi hukum sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Ia mendirikan LAW OFFICE/KANTOR HUKUM M. UBAIDILLAH & REKAN yang bergerak dalam pelayanan advokasi dan pendampingan hukum.
Menurutnya, sejak dulu ia memiliki cita-cita untuk “mewakafkan ilmu hukum” demi membantu masyarakat yang membutuhkan keadilan.
Kini, ia juga mendirikan organisasi advokat Penasehat Hukum Independen Garda Utama (PHIGMA). PHIGMA berdiri sejak tahun 2025 dan dalam dua tahun perjalanan organisasinya telah melaksanakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), Ujian Profesi Advokat (UPA), hingga penyumpahan advokat di sejumlah Pengadilan Tinggi di Indonesia.
Dalam waktu dekat, organisasi advokat PHIGMA juga akan kembali melaksanakan penyumpahan advokat di Pengadilan Tinggi Banten.
Di tengah dinamika organisasi alumni yang berkembang, M. Ubaidillah mengajak seluruh alumni untuk tetap menjaga nama baik almamater dan memperkuat kontribusi nyata bagi kampus maupun masyarakat.
“Perbedaan pendapat itu hal yang wajar, tetapi mari sama-sama menjaga marwah almamater. Jangan hanya berpikir soal organisasi, tetapi bagaimana alumni punya peran terhadap perkembangan almamater,” katanya.















