CILEGON, RUBRIKBANTEN — Seleksi terbuka direksi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Cilegon Mandiri (BPRSCM) terus bergulir panas. Hingga Sabtu (12/7/2025), Panitia Seleksi (Pansel) mencatat sembilan kandidat resmi mendaftar untuk memperebutkan dua posisi strategis: Direktur Utama serta Direktur Operasional dan Kepatuhan.
Untuk jabatan Direktur Utama, tiga nama telah resmi mendaftarkan diri. Mereka adalah Irma Lolawaty, saat ini menjabat Direktur Utama PT Lazuardi Gemilang; Elmansyah, seorang wiraswasta; serta M. Yoka Desthuraka dari kalangan swasta. Ketiganya membawa latar belakang manajerial dan bisnis yang beragam, menjanjikan kompetisi yang kompetitif.
Sementara itu, posisi Direktur Operasional dan Kepatuhan lebih ramai peminat. Enam pelamar sudah masuk radar Pansel, yakni Daniel Hutasoit (Kepala Cabang BPR Hariarta Sedana), Hidayatullah (Kabag Funding BPRS HIK), serta Septian Rianhadi, Iwan Syamwijaya, Yusuf Rahman, dan Romie Syahrial yang berasal dari sektor swasta maupun internal BPRS Cilegon Mandiri.
Keberagaman latar belakang pelamar, baik dari dalam maupun luar institusi, menjadi sinyal kuat bahwa seleksi ini benar-benar terbuka dan inklusif bagi para profesional di industri perbankan, khususnya syariah.
Anggota Pansel, Syaiful Bahri, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara transparan, profesional, dan bebas dari intervensi. “Kami hanya akan memilih kandidat terbaik yang unggul dalam kompetensi, memiliki rekam jejak yang baik, dan menjunjung tinggi integritas,” ujarnya.
Pendaftaran offline resmi ditutup pada Sabtu, 12 Juli 2025. Namun, bagi yang belum sempat, pendaftaran online masih dibuka hingga Minggu, 13 Juli 2025 pukul 23.59 WIB. Panitia pun terus mendorong para profesional yang memiliki visi kuat dalam penguatan industri keuangan syariah untuk turut ambil bagian dalam transformasi BPRSCM. (Abdila/RB)















