Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Banner Atas Rubrik Banten
BantenBeritaDaerahEkonomiKementerianNasionalOrganisasiPemerintahPendidikanPolitikSosialTangerang Selatan

MTQ XVII Tangsel Dibuka, Wagub Banten Tekankan Al-Qur’an Harus Jadi Pedoman Hidup Generasi Muda

18
×

MTQ XVII Tangsel Dibuka, Wagub Banten Tekankan Al-Qur’an Harus Jadi Pedoman Hidup Generasi Muda

Sebarkan artikel ini

TANGSEL, RUBRIKBANTEN – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan bahwa Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tidak boleh hanya dimaknai sebagai ajang perlombaan membaca dan menghafal Al-Qur’an. Lebih dari itu, MTQ harus menjadi momentum membangun kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut disampaikan Dimyati saat membuka MTQ XVII Tingkat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Jumat (6/11/2026) malam.

Banner

Menurut Dimyati, perkembangan teknologi dan pesatnya penggunaan media sosial menjadi tantangan tersendiri dalam membangun budaya membaca Al-Qur’an, terutama di kalangan anak-anak dan generasi muda.

Karena itu, ia meminta agar kecintaan terhadap Al-Qur’an terus ditanamkan sejak dini sehingga generasi mendatang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat.

“MTQ merupakan sarana untuk membangun kebiasaan membaca, memahami, serta mengamalkan nilai-nilai keislaman dan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dimyati.

Ia berharap MTQ XVII dapat memperkuat identitas Provinsi Banten sebagai daerah religius sekaligus membawa keberkahan bagi masyarakat Kota Tangsel.

Baca juga:  Kapolsek Cibeber AKP Atep Mulyana Gerakkan Warga Hidupkan Kembali Pos Kamling, Wujudkan Cibeber Aman dan Kondusif

Dimyati juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan cabang ekshibisi tartil Al-Qur’an isyarat bagi penyandang disabilitas rungu wicara. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan bahwa syiar Islam harus terbuka dan dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.

“Ini luar biasa. Kehadiran cabang ini menjadi bukti bahwa syiar Islam dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Selamat kepada Kota Tangsel atas kepeduliannya terhadap saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” ungkapnya.

Selain menyoroti aspek keagamaan, Dimyati turut mengapresiasi perkembangan pembangunan Kota Tangsel sejak memisahkan diri dari Kabupaten Tangerang. Ia menilai pemerintah daerah mampu mengoptimalkan penggunaan APBD di tengah tantangan efisiensi anggaran.

Ia berharap pengelolaan anggaran daerah terus diarahkan untuk menghadirkan manfaat nyata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah dari tujuh kecamatan yang berpartisipasi dalam MTQ XVII. Ia meminta seluruh peserta menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Benyamin mengatakan, MTQ merupakan bagian dari upaya membumikan ajaran Al-Qur’an dan memperkuat syiar Islam di Kota Tangsel.

Baca juga:  Pernyataan “Kelewatan” di Halalbihalal, Bupati Lebak Akui Khilaf Soal Sindiran Mantan Napi

“Melalui MTQ ini, kita berharap dapat melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berintegritas,” katanya.

MTQ XVII Tingkat Kota Tangsel tahun ini diikuti sebanyak 462 kafilah yang berkompetisi dalam 11 cabang lomba di sejumlah lokasi, dengan Pusat Pemerintahan Kota Tangsel sebagai lokasi utama.

Sebelas cabang tersebut meliputi seni baca Al-Qur’an, qira’at Al-Qur’an, hafalan Al-Qur’an, tafsir Al-Qur’an, fahm Al-Qur’an, syarh Al-Qur’an, seni kaligrafi Al-Qur’an, karya tulis ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), hafalan hadis, qiraatul kutub, serta cabang ekshibisi.

Adapun cabang ekshibisi mencakup tilawah bagi ASN, TNI, Polri, dan instansi vertikal, tartil Al-Qur’an isyarat bagi penyandang disabilitas, serta festival seni Islami.

Melalui penyelenggaraan MTQ tersebut, Pemerintah Kota Tangsel diharapkan tidak hanya melahirkan qari dan qariah berprestasi, tetapi juga memperkuat tradisi membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an di tengah kehidupan masyarakat.

Example 120x600
Untitled-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!